Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Amran Rintis Ekspor Olahan Unggas ke Filipina, Target Tembus 11 Negara.

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Mentan Amran Rintis Ekspor Olahan Unggas ke Filipina, Target Tembus 11 Negara. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Unggas dan Produk Turunannya ke negara Jepang, Singapura dan Timor Leste di Jakarta, Selasa (3/3).

 Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pihaknya sedang merintis ekspor produk olahan unggas ke Filipina sebagai pasar baru, sekaligus memperluas jangkauan ekspor yang selama ini telah berjalan rutin ke berbagai negara.

"Ini kita rintis lagi Filipina, berarti jadi 11 negara (tujuan ekspor produk olahan perunggasan nasional)," kata Mentan ditemui usai kegiatan Pelepasan Ekspor Unggas dan Produk Turunannya sebanyak 545 ton senilai Rp18,2 miliar ke Jepang, Singapura dan Timor Leste di Jakarta, Selasa (3/3).

Amran menyampaikan ekspor tersebut berlangsung setiap hari, khususnya untuk ayam dan telur olahan, bahkan kegiatan itu telah menembus 10 negara tujuan yang menjadi langganan Indonesia.

Hanya saja, khusus ekspor pada Selasa ini, produk unggas dan turunannya diekspor ke tiga negara, yakni Timor Leste, Singapura, dan Jepang sebagai bagian pengiriman rutin berkelanjutan.

Hal itu menunjukkan konsistensi permintaan pasar internasional terhadap produk perunggasan Indonesia.

"Hari ini kami ekspor produk unggas dan turunannya ke tiga negara, yaitu Timor Leste, Singapura dan Jepang. Tetapi, ini secara rutin. Salah satu tadi, ayam dengan telur kita ekspor itu tiap hari. Tiap hari terus-menerus dan diekspor ke 10 negara," ujarnya.

Adapun 10 negara tujuan tersebut meliputi Uni Emirat Arab, Qatar dan Oman yang menjadi pasar potensial kawasan Timur Tengah.

Selain itu, ekspor juga menjangkau Papua Nugini, Myanmar, serta Brunei Darussalam yang terus menunjukkan peningkatan permintaan signifikan.

Pasar lainnya mencakup Republik Ceko, bersama Singapura, Jepang, dan Timor Leste, sehingga total negara tujuan menjadi 10 sebelum rintisan ekspor baru ke Filipina.

Dengan penjajakan pasar Filipina, jumlah negara tujuan ekspor produk unggas Indonesia berpotensi bertambah menjadi 11, mempertegas strategi ekspansi dan diversifikasi pasar global sektor perunggasan nasional.

Mentan menekankan ekspor produk olahan memberikan nilai tambah signifikan dibandingkan ekspor ayam hidup, dari kisaran Rp30.000 menjadi Rp60.000 per kilogram, atau meningkat hingga seratus persen.

Ia menegaskan kebijakan hilirisasi itu merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong peningkatan nilai tambah, memperkuat industri dalam negeri, serta mengoptimalkan keuntungan bagi petani dan peternak.

Hilirisasi

Menurut Mentan, hilirisasi tidak hanya meningkatkan pendapatan perusahaan, tetapi juga memperbesar kesejahteraan peternak rakyat melalui stabilitas permintaan dan harga yang lebih kompetitif di pasar ekspor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.