Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percaya Air Terjun Bisa Menelan Orang? Ini Bentuk Minta Wadal?

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 06:12 WIB | Oleh:
Percaya Air Terjun Bisa Menelan Orang? Ini Bentuk Minta Wadal? Doc: ist
Ket. penampakan curug goong

PANDEGLANG – Kalau melihat foto (lihat gambar/foto) kondisi air terjun atau Curug Goong, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, sulit dipercaya bisa “menelan” orang. Jangan-jangan ini bentuk permintaan wadal (kurban). Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten terus mencari seorang wisatawan yang dilaporkan tenggelam saat berenang di objek wisata Curug Goong tersebut, Rabu (25/3).

Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Banten Rizky Dwianto di Pandeglang, Rabu, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 14.35 WIB dari Balawista Carita. Korban diketahui bernama Fery (34), warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang. “Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.45 WIB saat korban tengah berenang di area curug," katanya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama rekan-rekannya tiba di lokasi wisata sekitar pukul 12.00 WIB. Saat sedang berenang, korban diduga terseret arus dan hilang tenggelam di sekitar lokasi kejadian.

Dalam merespons laporan tersebut, Basarnas Banten segera mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Pandeglang menuju lokasi pada pukul 14.55 WIB dengan menggunakan kendaraan penyelamat (rescue car) serta membawa peralatan SAR air secara lengkap. Status korban hingga saat ini, masih dalam pencarian. Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan berawan, namun tim SAR gabungan terus berupaya melakukan penyisiran di titik koordinat hilangnya korban.

"Kami terus melakukan upaya maksimal dalam pencarian ini dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan lainnya agar korban dapat segera ditemukan," kata Rizky. Operasi pencarian ini melibatkan personel gabungan yang akan menyisir aliran air di kawasan Curug Goong hingga batas waktu yang ditentukan dalam prosedur operasional SAR.

Lampung Selatan

Sementara itu, Tim SAR gabungan melakukan mencari terhadap seorang remaja bernama Safik (16), warga Kecamatan Way Panji, yang dinyatakan hilang terseret ombak saat berenang di Pantai Bintaro, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa Sore.

Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara di Lampung Selatan, Selasa, mengatakan korban tersebut dinyatakan hilang saat sedang bermain di area Pantai Bintaro sekitar pukul 17.47 WIB.

“Pada hari Selasa, tanggal 24 Maret 2026, sekira pukul 17.47 WIB, korban bernama Safik sedang berenang bersama rekan-rekannya di pantai, kemudian korban hanyut terseret ombak,” kata Rezie. Setelah kejadian itu katanya pihaknya langsung melakukan persiapan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Saksi yang melihat langsung melaporkan kepada Damkar Lampung Selatan dan di teruskan ke Basarnas Lampung. Basarnas Lampung kemudian mengarahkan tim rescuer Pos SAR Bakauheni bersama petugas gabungan Polairut Polda Lampung,” ujarnya. Dalam proses pencarian terhadap korban, lanjut dia, kondisi cuaca ombak besar dan angin kencang masih menjadi tantangan utama dalam operasi SAR tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.