Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS: Kota Bandung Catatkan Inflasi Terkendali dan Kunjungan Wisata Tertinggi

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 18:25 WIB | Oleh:
BPS: Kota Bandung Catatkan Inflasi Terkendali dan Kunjungan Wisata Tertinggi Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung merilis perkembangan inflasi, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus), dan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel.:

Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS), inflasi di Kota Bandung pada Oktober 2025 tercatat 0,46 persen secara month-to-month.

Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi Jawa Barat (0,45 persen) maupun nasional (0,28 persen).

Data tersebut menunjukkan, komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi bulan Oktober antara lain emas perhiasan, jeruk, telur ayam ras, cabai merah, dan daging ayam ras.

Sedangkan secara year-on-year (yoy), inflasi Kota Bandung sebesar 2,53 persen, lebih rendah dari Jawa Barat (2,63 persen) dan nasional (2,86 persen). Adapun inflasi year-to-date (ytd) Januari-Oktober 2025 mencapai 1,92 persen, juga lebih rendah dari Jawa Barat (2,03 persen) maupun nasional (2,10 persen).

Dengan capaian ini, Kota Bandung menempati posisi terendah ketiga di Jawa Barat untuk inflasi ytd dan yoy.

Selain stabilnya harga, sektor pariwisata juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD), pada September 2025 terdapat 1,896 juta perjalanan kunjungan wisatawan nusantara ke Kota Bandung, naik 7,60 persen dibanding September 2024.

Secara kumulatif, periode Januari-September 2025 mencatat 17,76 juta perjalanan wisatawan nusantara, meningkat 24,77 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Kota Bandung juga menjadi daerah tujuan utama kedua di Jawa Barat bagi wisatawan nusantara, dengan pangsa kunjungan mencapai 11,20 persen pada Januari-September 2025, setelah Kabupaten Bogor (14,76 persen).

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Bandung pada September 2025 tercatat 50,90 persen.

Meski turun 1,53 poin secara bulanan dan 7,81 poin dibandingkan tahun sebelumnya, angka ini masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata TPK Jawa Barat (36,33 persen) dan nasional (38,20 persen).

Data tersebut menunjukkan bahwa kondisi ekonomi dan pariwisata Kota Bandung tetap solid di tengah dinamika harga pangan dan komoditas emas pada Oktober 2025. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

HP Luncurkan Laptop OmniBook 5

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
HP Luncurkan Laptop OmniBook 5
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.