Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPS NTB: Tingkat Hunian Hotel Turun pada September 2025 Setelah Musim Liburan Berakhir

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 12:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPS NTB: Tingkat Hunian Hotel Turun pada September 2025 Setelah Musim Liburan Berakhir Doc: Antara Foto
Ket. Wisatawan mancanegara berjalan di area kolam renang Hotel Pullman Lombok di KEK Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat penghunian kamar hotel bintang dan non bintang di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami penurunan pada September 2025 akibat berakhirnya periode musim liburan.

"Hal itu sejalan dengan penurunan penumpang yang datang melalui penerbangan domestik dan internasional serta kapal cepat ke Gili Tramena (akronim Trawangan, Meno, dan Air)," kata Kepala BPS NTB Wahyudin dalam keterangannya di Mataram, Selasa.

Wahyudin memaparkan tingkat penghunian kamar hotel bintang tercatat sebesar 45,67 persen. Jumlah itu menurun 3,13 poin dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 48,80 persen.

Sedangkan tingkat penghunian kamar hotel non bintang sebanyak 33,86 persen pada September 2025 atau turun sebanyak 4,36 poin dibandingkan periode bulan sebelumnya yang sebesar 38,22 persen.

Menurutnya, penurunan terbesar tingkat penghunian kamar terjadi di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Barat yang selaras dengan penurunan tamu asing di Nusa Tenggara Barat sebesar 23,18 persen.

"Sementara terjadi kenaikan tingkat penghunian kamar di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Tengah, sejalan dengan kenaikan tamu domestik di NTB sebesar 0,19 persen," kata Wahyudin.

Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang menunjukkan peningkatan tipis dari 1,82 hari pada Agustus 2025 menjadi 1,95 hari pada September 2025, atau naik 0,13 hari. Angka itu masih sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata lama menginap pada September 2024 yang tercatat selama dua hari.

Sebaliknya, rata-rata lama tamu di hotel non bintang justru mengalami penurunan dari 1,61 hari pada Agustus menjadi 1,58 hari pada September 2025. Jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1,62 hari, maka ada penurunan 0,04 hari.

BPS juga mencatat jumlah tamu yang menginap pada hotel berbintang di Nusa Tenggara Barat selama September 2025 mencapai 122.227 orang. Jumlah itu terdiri atas 71.674 tamu domestik atau sekitar 59,12 persen dan 49.553 tamu mancanegara atau setara 40,88 persen.

Adapun hotel non bintang mendapatkan 136.385 tamu yang terdiri dari 58.300 tamu dalam negeri atau setara 42,75 persen dan 78.085 tamu luar negeri atau sekitar 57,25 persen.

NTB mengalami inflasi bulanan 0,35 persen pada Oktober 2025

 Badan Pusat Statistik (BPS) mencacat laju inflasi bulanan di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar 0,35 persen pada Oktober 2025 yang dipengaruhi kenaikan harga emas hingga cabai merah.

"Inflasi bulanan NTB sebesar 0,35 persen berada di atas angka inflasi nasional yang hanya 0,28 persen," kata Kepala BPS NTB Wahyudin dalam keterangannya di Mataram, Selasa.

Wahyudin menjelaskan komoditas emas perhiasan memiliki andil terhadap inflasi bulanan sebesar 0,27 persen, kemudian diikuti cabai merah sebanyak 0,07 persen.

Harga emas batangan bersertifikat yang menyentuh hampir Rp2,5 juta per gram mempengaruhi laju inflasi di Nusa Tenggara Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.