Pengguna Aplikasi Grab Sudah Bisa Gunakan QRIS
📅 Senin, 03 Nov 2025, 20:26 WIB | Oleh: Haryo BronoSelain itu, rek-wallet Ovo Nabung by Superbank juga melengkapi ekosistem ini dengan solusi ‘rek-wallet’ rekening bank di dalam e-wallet Ovo yang menyatukan kemudahan rekening di dalam e-wallet Ovo, memungkinkan pengguna tetap bisa menggunakan e-wallet seperti biasa, ditambah dengan manfaat tabungan digital.
“Dengan cara ini, kami tidak hanya mempermudah transaksi sehari-hari, tetapi juga membantu masyarakat membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat,” ujar Eddie melalui keterangannya pada hari
Sementara itu Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, menyampaikan, dalam waktu lima tahun terakhir, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat dalam bidang ekonomi keuangan digital. Sekarang, QRIS sudah digunakan oleh hampir 60 juta pengguna, dengan lebih dari 40 juta merchant, yang sebagian besar diantaranya adalah UMKM, sehingga QRIS bisa disebut sebagai simbol kedaulatan negara.
“Untuk transaksi digital, mencakup online banking dan mobile banking, termasuk penggunaan QRIS, sudah mencapai 13 miliar transaksi dengan nilai hampir Rp60.000 triliun. Oleh karena itu, mari kita bersinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk terus memajukan sistem pembayaran digital dan digitalisasi keuangan di Indonesia.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Di kesempatan yang sama, Raditya Dika, seorang kreator konten di bidang finansial, juga menambahkan, “Buat saya, QRIS bikin hidup lebih simpel. Dari pesan makanan sampai naik ojek, semuanya bisa selesai dengan sekali scan. Integrasi QRIS di Grab ini sangat relevan dengan gaya hidup anak muda yang serba cepat dan praktis. Ditambah lagi dengan adanya inovasi rek-wallet Ovo Nabung by Superbank sebagai inovasi rekening e-wallet yang menggabungkan fungsi tabungan digital dengan dompet digital, sehingga saldo bisa dipakai langsung untuk bayar transaksi sekaligus bisa langsung dapat bunga 5% per tahun. Menurut saya gak ada ruginya buat upgrade ke Ovo Nabung.”
Namun, seiring dengan semakin luasnya adopsi pembayaran digital, Ovo menegaskan bahwa inovasi tidak hanya berhenti pada kemudahan transaksi, tetapi juga harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan ekosistem.
Melalui program Gebuk Judol (Gerakan Bareng Ungkap Judi Online) yang dijalankan bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ovo berhasil menekan transaksi judi online hingga 90% dan memblokir lebih dari 7.000 akun yang disalahgunakan. Upaya ini menunjukkan komitmen Ovo untuk memastikan ruang keuangan digital tetap sehat, terlindungi, dan dapat dipercaya oleh seluruh pengguna.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ovo bersama Grab berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memperluas inklusi keuangan digital dan memastikan kemudahan transaksi digital dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, Ovo akan terus berperan aktif memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional yang terjangkau, praktis, dan inklusif. Dengan adanya QRIS di aplikasi Grab diharapkan dapat mewujudkan demokratisasi pembayaran digital, sekaligus memperkuat transformasi ekonomi digital di Indonesia.
“Kolaborasi dengan Grab melalui integrasi QRIS tidak hanya menghadirkan cara bayar yang lebih mudah, tetapi juga membangun fondasi ekosistem keuangan digital yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Visi kami adalah memastikan setiap orang, dari kota besar hingga pelosok, dapat merasakan manfaat nyata dari transformasi digital ini. Dengan inovasi yang relevan dan inklusif, kami percaya Indonesia bisa menjadi salah satu pemimpin ekonomi digital di Asia Tenggara,” tambah Eddie.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!