Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengguna Aplikasi Grab Sudah Bisa Gunakan QRIS

📅 Senin, 03 Nov 2025, 20:26 WIB | Oleh:
 Pengguna Aplikasi Grab Sudah Bisa Gunakan QRIS Doc: Ovo
Ket. Burhan Kurniawan, Head Payment & Digibank Ovo (kiri) dan Raditya Dika, Kreator Konten, mengunjungi booth OVO dalam acara dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025. Ovo berkomitmen untuk terus berupaya dalam menciptakan ruang ekosistem digital yang aman, salah satunya lewat inisiatif Gebuk Judol.

JAKARTA - Bank Indonesia mencatat generasi muda kini menjadi motor utama adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Gen Z menyumbang hamper 28% dari total pengguna, sementara milenial berkontribusi sekitar 26%.

Per Juli 2025, data Bank Indonesia mencatat pertumbuhan transaksi QRIS sebesar 162,7% YoY, yang menegaskan bahwa QRIS bukan lagi sekadar metode pembayaran alternatif, melainkan sudah menjadi gaya hidup sehari-hari, terutama bagi anak muda yang terbiasa bertransaksi digital untuk transportasi, pesan makanan, belanja online, hingga pembayaran di gerai offline dan UMKM.

Di sisi lain, riset terbaru dari KG Media bertajuk “Gen Z Makin Percaya Menabung di E-Wallet, QRIS Jadi Gaya Hidup Digital Baru” (Oktober 2025) juga menegaskan peran penting QRIS dalam kehidupan digital masyarakat saat ini, baik untuk transaksi offline maupun online.

Dari hasil survei KG Media terhadap generasi milenial dan Z menunjukkan, sebanyak 52% responden menggunakan QRIS setiap hari, di mana 25% responden menggunakan QRIS sebanyak 3–6 kali dalam seminggu.

Dari sisi platform, e-wallet menjadi pilihan dominan. Selain itu, 8 dari 10 responden menilai QRIS sebagai fitur penting untuk pembayaran transportasi online maupun pesan-antar makanan. Hasil riset tersebut menegaskan bahwa QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup digital masyarakat, dengan mayoritas pengguna muda menjadikannya metode pembayaran utama dalam aktivitas sehari-hari.

Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2025 menjadi momen penting untuk memperkenalkan pembayaran QRIS yang kini secara resmi hadir bagi para pengguna untuk membayar layanan Grab.

Dengan tema “Sinergi dan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia,” FEKDI menghadirkan regulator, pelaku industri, dan penggiat ekosistem digital untuk memperkuat kolaborasi dalam mempercepat inklusi keuangan nasional.

Dalam sesi diskusi interaktif bertema “Mewujudkan Inklusivitas Akses Pembayaran Digital: QRIS Hadir di Layanan On-demand,” Ovo menegaskan dukungannya terhadap inisiatif Bank Indonesia dalam memperluas adopsi QRIS di berbagai sektor layanan on-demand berkolaborasi bersama Grab Indonesia.

Integrasi QRIS di aplikasi Grab membawa dampak nyata: pengguna kini cukup memindai kode QRIS yang akan ditampilkan Mitra Pengemudi, mempermudah akses yang lebih luas terhadap opsi pembayaran digital yang aman dan transparan. Sejak diluncurkan di 2025, jutaan pengguna per bulan telah bertransaksi menggunakan QRIS di di seluruh ekosistem Grab, mulai dari layanan GrabBike, GrabCar, GrabFood, hingga GrabMart.

Selain QRIS, semua layanan Grab juga menerima beragam alat pembayaran lainnya agar pengguna bisa memilih preferensi alat pembayaran yang mereka gunakan sehari-hari. Salah satu alat pembayaran yang gemar digunakan pengguna adalah rek-wallet (rekening e-wallet) Ovo Nabung by Superban.

Produk inovatif tersebut menggabungkan menggabungkan fungsi rekening tabungan dengan fleksibilitas dompet digital: saldo yang tersimpan bisa langsung dipakai untuk bertransaksi sehari-hari, sekaligus otomatis mendapatkan bunga tabungan layaknya rekening bank.

Dengan bunga kompetitif 5% per tahun, tanpa batas saldo maupun biaya administrasi, rek- wallet Ovo Nabung by Superbank memberi fleksibilitas penuh bagi pengguna untuk menggunakan saldo mereka sebagai alat pembayaran sekaligus sarana menabung.

Didukung PT Super Bank Indonesia yang berizin OJK dan peserta penjaminan LPS, rek wallet Ovo Nabung telah dipercaya lebih dari satu juta pengguna hanya dalam lima bulan sejak peluncurannya pada Mei 2025, bukti bahwa masyarakat, khususnya generasi muda, semakin menginginkan solusi keuangan yang praktis, aman, dan memberi nilai tambah.

Eddie Martono, Chief Operating Officer Ovo menuturkan, pihaknya percaya bahwa pembayaran digital harus inklusif, mudah, dan memberi manfaat nyata bagi pengguna. Integrasi pembayaran lewat QRIS di Grab adalah langkah besar untuk menghadirkan pengalaman transaksi yang makin praktis, memberikan berbagai preferensi pembayaran bagi pengguna.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Olahraga
Bek Real Madrid Raul Asenci...

Batik Tak Boleh Hilang, Asita Dorong Jadikan Destinasi Wisata

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Batik Tak Boleh Hilang, Asi...

Tahukah Alasan Tidur Sangat Penting, Bukan Sekadar Istirahat

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Tahukah Alasan Tidur Sangat...
Nasional
Momen Tak Biasa! 361 Person...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.