Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Adat Papua: Bahasa Sentani Masuk Mata Pelajaran Muatan Lokal

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 20:00 WIB | Oleh:
Sekolah Adat Papua: Bahasa Sentani Masuk Mata Pelajaran Muatan Lokal Doc: ANTARA/Agustina Estevani Janggo
Ket. Direktur Sekolah Adat Negeri Papua Origenes Monim saat diwawancarai ANTARA di SMA Negeri 1 Sentani, di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Sentani -- Sekolah Adat Negeri Papua di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua merevitalisasi Bahasa Sentani masuk pada mata pelajaran muatan lokal di SD, SMP dan SMA di daerah itu.

Direktur Sekolah Adat Negeri Papua Origenes Monim  di Sentani, Minggu, mengatakan pihaknya sangat konsen dengan pelestarian bahasa ibu khususnya bahasa Sentani, sehingga mendorong agar masuk menjadi bagian dalam materi pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah formal.

"Kita tidak dapat memungkiri kemajuan teknologi dan moderenisasi lambat laun akan menggeser posisi bahasa ibu, untuk itu perlu sebuah langkah nyata melestarikannya dengan mendorong bahasa Sentani masuk dalam mata pelajaran muatan lokal," katanya.

Menurut Origenes, perjuangannya mendorong revitalisasi bahasa Sentani di mulai sejak 2017, dengan melakukan aktivitas belajar pada sore hari hingga akhirnya bahasa Sentani masuk dalam mata pelajaran sekolah formal.

"Perjalanan yang panjang, sejak 2017 kami mulai bergerak dengan gerakan mengajar bahasa Sentani khususnya bagi anak-anak di pulau-pulau yang ada di pesisir Danau Sentani, sampai akhirnya bisa masuk ruang pendidikan formal," ujarnya.

Dia menjelaskan, awalnya dimulai dengan ruang belajar sederhana hingga akhirnya ia memutuskan agar bahasa Sentani harus menjadi bagian pembelajaran pada pendidikan formal.

"Pada Agustus 2022 telah ditetapkan secara sah bahwa bahasa Sentani masuk pada mata pelajaran muatan lokal pada 104 sekolah di Kabupaten Jayapura, mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA," katanya lagi.

Dia menambahkan, implementasi penerapan pembelajaran bahasa Sentani ini menjadi contoh baik bagi daerah lain, sehingga dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan merasa tertarik dan melakukan studi banding ke sekolah-sekolah di Kabupaten Jayapura.

"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jayapura yang telah memberi atensi bagi upaya pelestarian bahasa Sentani," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.