Prasasti Nilai Pertumbuhan RI pada Kuartal III-2025 Masih di Kisaran 5 Persen, Ekonomi Jalan di Tempat?
📅 Minggu, 02 Nov 2025, 15:25 WIB | Oleh: Tim PenulisInvestasi tetap menjadi penopang utama pertumbuhan, meskipun mulai menunjukkan tanda perlambatan. Impor barang modal, yang menjadi indikator aktivitas proyek, tumbuh 32,5 persen (year-on-year/yoy) pada kuartal II, namun melambat menjadi sekitar 11,2 persen pada Juli-Agustus.
Pertumbuhan kredit perbankan juga melemah ke 7,6 persen. Meski demikian, data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi naik 13,9 persen secara tahunan pada kuartal III, dipimpin oleh sektor pusat data, logistik, dan infrastruktur digital.
“Investasi masih menjadi jangkar pertumbuhan, namun momentumnya mulai menurun. Arus investasi ke sektor jasa dan digital memang positif, tetapi tahap berikutnya perlu difokuskan pada revitalisasi sektor industri agar daya saing jangka panjang tetap terjaga,” kata Gundy.
Sementara dari sisi eksternal, neraca perdagangan terus menjadi bantalan penting bagi stabilitas ekonomi. Surplus perdagangan mencapai 5,49 miliar dolar AS pada Agustus, tertinggi sejak awal 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kinerja ekspor masih didukung oleh permintaan yang stabil dari pasar utama serta harga komoditas yang relatif kuat, terutama minyak sawit mentah (CPO).
Surplus yang berkelanjutan itu turut membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat cadangan devisa, sehingga menopang ketahanan makroekonomi Indonesia.
“Kombinasi kebijakan moneter dan fiskal tetap terjaga dengan baik. Pelonggaran moneter BI menjaga likuiditas tanpa menimbulkan gejolak arus modal, sementara pengelolaan fiskal yang disiplin memberi ruang bagi stimulus yang lebih terarah. Sinergi ini menopang pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan,” kata Gundy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!