Livoli Divisi I Tahun 2025: Yuso Yogyakarta dan Vita Solo di Final Putri
📅 Minggu, 02 Nov 2025, 09:36 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: PBVSI
LAMONGAN - Tim putri Yuso Yogyakarta dan Vita Solo melangkah ke final Kejurnas Antarklub Livoli Divisi I Tahun 2025, usai keduanya mengalahkan lawan-lawannya pada laga semifinal yang berlangsung di Sport Center Lamongan, Sabtu (1/11).
Yuso mengalahkan tim sekota, Ganevo Yogyakarta dengan skor 3-0 (25-22, 25-23, 25-22). Sedangkan Vita Solo unggul atas Mabes TNI dengan skor 3-0 (25-23, 25-18, 25-22).
Laga antara tim Yogyakarta itu pada awal set pertama dikuasai anak-anak Ganevo. Namun, di akhir set pertama Yuso mampu memimpin bahkanmengakhiri set itu dengan 25-22.
Pada set kedua kembali terjadi, di mana awal set Ganevo memimpin perolehan angka. Akan tetapi, menjelang akhir, Ganevo kembali gagal meraih kemenangan dan Yuso menang 25-23.
Kejadian dua set itu, kembali terjadi pada set ketiga. Ganevo memimpin di awal dan berakhir dengan kemenangan Yuso 25-22.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Ganevo, Febri Eka Prastawa mengakui kalau tim asuhannya selalu tertinggal poin saat menjelang akhir. "Padahal di awal kita selalu memimpin," tambah Febri usai laga.
Pelatih Yuso, Suwido mengatakan kalau anak asuhnya itu tertinggal poinnya karena tegang di awal set. "Menjelang akhir anak-anak-anak bisa membalikkan ketegangan itu," tambah Suwido.
Sementara itu, salah satu pemain andalan Yuso, Maradanti Namira Tegariani alias Rara, mengaku dia dan teman-temannya di awal-awal set tertinggal poinnya karena masih adaptasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita adaptasi kalau tertinggal poin di awal set itu. Buktinya kita bisa menyusul," ujar Rara saat ditemui usai laga.
Sementara itu, laga Vita versus Mabes TNI berakhir singkat. Vita menguasai jalannya pertandingan sejak awal.
Pelatih Vita Solo, Agus Suyanto mengaku senang bisa masuk ke partai puncak. "Kita bisa menang dari Mabes TNI karena bisa mengikuti permainan kita dan block kita hari ini bagus," ujar Agus usai laga.
Sedangkan pelatih Mabes TNI, Walfredus Wahyu juga mengakui timnya terbawa permainan lawan. "Apalagi kita cuma punya 11 pemain. Satu cedera dua pemain diprotes tidak bisa main," kata Wahyu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!