Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya Raup Omzet 3,25 Juta Won di Pameran Korea Selatan

📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 16:37 WIB | Oleh:
UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya Raup Omzet 3,25 Juta Won di Pameran Korea Selatan Doc: PLN UID Jaya
Ket. Booth Hub UMK Jakarta Raya binaan PLN UID Jakarta Raya menampilkan beragam produk unggulan karya lima UMKM Indonesia pada ajang Migrant Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2025 di Changwon, Korea Selatan.

JAKARTA– Lima pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya sukses mencatatkan total omzet penjualan mencapai 3.250.000 won selama mengikuti ajang Migrant Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2025 di Changwon, Korea Selatan pada 24–26 Oktober 2025.

Festival multikultural tahunan yang diikuti oleh 13 negara ini menjadi kesempatan berharga bagi para pelaku UMKM Indonesia untuk memperkenalkan produk lokal di kancah internasional. Kegiatan tersebut menarik ribuan pengunjung dari berbagai negara, termasuk masyarakat Korea Selatan yang antusias terhadap produk Indonesia.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

“Capaian omzet ini bukan hanya menunjukkan potensi ekonomi produk lokal binaan PLN, tetapi juga bukti nyata bahwa kreativitas anak bangsa bisa bersaing di pasar global. PLN akan terus mendukung UMKM agar naik kelas melalui berbagai program pembinaan dan kesempatan promosi internasional,” ujar Andy Adcha.

20251101163557_kore-2.jpg

Lima UMKM binaan PLN UID Jakarta Raya yang tampil di ajang tersebut adalah Ghawean Dewe (Dewi Astuti), Rumah Batik Palbatu (Budi Dwi Hariyanto), La Suntu Tastio (Indari), Hijasmita (Asmita), dan Ichinogami (Putri Ayu Pratami). Produk-produk seperti boneka, scarf, dan outer menjadi favorit pengunjung Korea karena desainnya yang unik dan kualitas buatan tangan khas Indonesia.

Salah satu peserta, Putri Ayu Pratami, pemilik Ichinogami, mengungkapkan kebanggaannya bisa memperkenalkan karya lokal di luar negeri.

“Kami senang sekali bisa melihat orang Korea begitu antusias dengan produk buatan tangan Indonesia. Banyak yang membeli boneka sebagai oleh-oleh karena dinilai lucu dan penuh karakter khas budaya Nusantara,” ujar Putri.

Melalui keikutsertaan dalam pameran internasional ini, PLN UID Jakarta Raya berharap UMKM binaannya dapat membuka peluang ekspor dan kemitraan baru di pasar Asia Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Megapolitan
Festival Bahari Bisa Menjad...
Megapolitan
Tak Mau Kalah dari Presiden...
Daerah
Parkir Surabaya Makin Cangg...
Megapolitan
Hunian TOD Tawarkan Kemudah...
Luar Negeri
Kuba Dilanda Pemadaman List...
Advertisement
Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.