Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Sekitar TPA Cipucang Tangsel Keluhkan Kesulitan Air Bersih Karena Diduga Tercemar Sampah

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 17:36 WIB | Oleh:
Warga Sekitar TPA Cipucang Tangsel Keluhkan Kesulitan Air Bersih Karena Diduga Tercemar Sampah Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Situasi tumpukan sampah menggunung di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Tangsel, Banten.

TANGERANG SELATAN, BANTEN - Sejumlah warga di RT/RW 06/04, Kelurahan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang berada di sekitaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, mengeluhkan kesulitan mendapat air bersih.

Salah satu warga setempat, Agus di Tangerang, Rabu (29/10), mengungkapkan, kualitas air tanah di sekitar permukiman warga saat ini sudah tidak dapat dikonsumsi karena diduga tercemar oleh sampah.

"Semua aktivitas pakai air galon beli. Jadi nambah pengeluaran, soalnya sehari itu bisa empat galon buat minum, masak, dan lain-lain," kata Agus.

Ia mengatakan air bersih dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk memasak, mencuci, dan mandi. Warga mencari air bersih dari warga lain yang jauh dari pencemaran sampah di TPA.

Agus mengatakan warga sudah mengadukan masalah tersebut langsung ke pemerintah daerah (pemda) setempat.

Sementara itu, warga lainnya Uum (60) mengaku air tanah permukiman warga sudah tidak layak dipakai sejak setahun lalu. Uum juga mengaku warga menerima bantuan air bersih yang diantarkan ke toren-toren warga.

"Udah tidak bisa dipakai ya sekarang. Ada setahun yang lalu, tadinya saya itu tidak pakai air ini, beli selalu pakai air galon. Karena udah repot, air tidak cukup, boleh beli, akhirnya dikirim toren," keluhnya.

Ia berharap pemerintah daerah cepat mengambil langkah mengatasi masalah TPA Cipeucang yang sudah lama meresahkan.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menyatakan pihaknya saat ini tengah menyiapkan instalasi penanganan dampak lingkungan dari TPA Cipeucang tersebut.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan sebagai langkah lanjutan tim dari instansi terkait sedang mencarikan solusi melalui penyediaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), dimana fasilitas yang dirancang untuk mengolah air limbah tersebut dilakukan sebagai antisipasi perluasan terjadinya pencemaran lingkungan ke permukiman warga.

"Sekarang itu kita akan menyiapkan instalasi IPAL. Jadi mudah-mudahan dengan IPAL untuk pembuangan air lindi dan lain sebagainya bisa terkontrol seperti itu," ungkapnya.

Pilar juga mengungkapkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat, Pemkot Tangsel bakal segera menyalurkan batuan air sebagai kebutuhan warga setempat.

"Kalau kurang, nanti kita biar tambahkan lagi berapa jumlah warga yang membutuhkan, supaya kebutuhan air bersih bisa terpenuhi," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.