Peredaran Narkoba Makin Beragam dan Sasar Pelajar
📅 Rabu, 29 Okt 2025, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengingatkan saat ini peredaran narkoba sudah semakin beragam dan menyasar kalangan pelajar.
Dalam kegiatan Kemah Kebangsaan Bersinar di Jakarta, Sabtu (25/10), ia mencontohkan bahwa narkoba kini bisa ditemukan dalam bentuk permen, minuman, hingga rokok elektrik atau vape, sehingga para pelajar diminta agar selalu waspada dan tidak mudah tergoda untuk mencoba.
“Sekali mencoba narkoba, bisa ketagihan dan lama-kelamaan menjadi kecanduan dan jika sudah kecanduan, narkoba akan merusak otak, kesehatan fisik, maupun mental, bahkan dapat berujung pada kematian,” kata Komjen Pol. Suyudi, seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, kemarin.
Sebelumnya, dalam sebuah webinar, Suyudi menyatakan isu narkotika masih menjadi perhatian serius Presiden RI yang tercantum dalam Astacita dan program prioritas nasional. “Data BNN menunjukkan ada sekitar 3,3 juta penyalahguna narkotika di Indonesia, di mana 2,71 juta di antaranya merupakan usia produktif sehingga rehabilitasi perlu digencarkan,” jelasnya.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang, Kombes Pol Vivick Tjangkung, membeberkan 323 ribu pelajar se-Indonesia terjerumus narkoba. Oleh sebab itu, kondisi dan situasi yang masuk dalam kategori rawan atau darurat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemah Kebangsaan
Menurut Suyudi, kegiatan Kemah Kebangsaan Bersinar yang diselenggarakan oleh Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (BISON) tersebut sangat positif dan memberikan banyak manfaat, sekaligus menjadi bentuk penegasan tekad serta komitmen para generasi muda untuk menjaga dan melindungi sesama anak bangsa dari bahaya narkotika.
Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad turut mengingatkan kepada para peserta agar menjauhi narkoba dan fokus mengejar prestasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegiatan yang diikuti 1.200 pelajar dari 50 sekolah di wilayah Jabodetabek itu berlangsung selama tiga hari, yakni sejak 24-26 Oktober 2025. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!