Asean Tak akan Kirim Pemantau ke Pemilu Junta
📅 Selasa, 28 Okt 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim PenulisBerbicara dalam konferensi pers di sela-sela KTT Asean di Kuala Lumpur, Guterres mengatakan pengambilalihan kekuasaan oleh militer tidak hanya menimbulkan bencana demi bencana di Myanmar, tetapi juga mengancam stabilitas regional.
"Saya tegaskan kembali seruan saya untuk segera mengakhiri kekerasan, komitmen sejati untuk dialog inklusif, dan jalur kredibel untuk kembali ke pemerintahan sipil," ujar Guterres. “Jalan ke depan harus mengarah pada pemulihan lembaga-lembaga demokrasi yang berlandaskan pada supremasi hukum dan hak asasi manusia,” imbuh dia.
Ketika ditanya tentang pemilu, ia berkata: “Saya rasa tidak ada seorangpun yang percaya bahwa pemilu itu akan bebas dan adil.”
Ia juga memberikan dukungannya terhadap rencana perdamaian yang disusun pada tahun 2021 oleh Asean untuk mengakhiri permusuhan dan memulai dialog, yang sebagian besar diabaikan oleh pemerintahan militer.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sudah saatnya membuka jalur kemanusiaan, mengakhiri kekerasan, dan memfasilitasi solusi politik yang komprehensif apalagi rakyat Myanmar mengandalkan dukungan kolektif kita,” ucap dia. AFP/ST/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!