Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembiayaan Produktif Kian Masif, Sektor Pertanian Penyokong KUR BRI

📅 Senin, 27 Okt 2025, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembiayaan Produktif Kian Masif, Sektor Pertanian Penyokong KUR BRI Doc: ANTARA-HO-BRI
Ket. Ilustrasi - Gedung kantor pusat BRI di Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta.

JAKARTA – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor pertanian sangat penting untuk memberdayakan petani, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui akses modal yang mudah dan berbunga ringan, petani dapat mengembangkan usahanya dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dana KUR memungkinkan petani untuk membeli peralatan modern seperti traktor, pompa air, dan transplanter, yang dapat meningkatkan efisiensi dan hasil panen.

Petani dapat menggunakan KUR untuk membeli bibit unggul, pupuk, dan input produksi lain yang bermutu tinggi guna meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat subsektor pertanian menjadi kontributor utama pada kinerja penyaluran KUR perseroan hingga akhir September 2025 yang mencapai Rp58,37 triliun atau setara 44,83 persen dari keseluruhan KUR BRI.

Adapun penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) BRI untuk sektor produksi, yang mencakup tidak hanya pertanian melainkan perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa lainnya, mencatatkan porsi sebesar 64,31 persen dari total penyaluran.

"Capaian ini menjadi bukti nyata peran BRI dalam mendorong pembiayaan produktif secara konsisten. Ke depan, BRI akan terus berkomitmen menjadi mitra utama bagi UMKM Indonesia untuk tumbuh berkelanjutan," kata Direktur Utama BRI Hery Gunardi, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/10).

Secara keseluruhan, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp130,2 triliun kepada 2,84 juta debitur hingga akhir September 2025.

Jumlah tersebut setara dengan 74,40 persen dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 yang sebesar Rp175 triliun.

Hery menegaskan bahwa pembiayaan KUR memiliki dampak nyata terhadap penguatan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.

KUR yang disalurkan BRI, imbuh dia, ditujukan untuk membantu pelaku UMKM agar semakin produktif.

"Kami percaya bahwa KUR bukan sekedar instrumen pembiayaan, tetapi katalis yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat,” kata Hery.

Dengan penyaluran KUR, Hery menambahkan bahwa BRI berupaya mendorong UMKM naik kelas sehingga kontribusinya terhadap perekonomian nasional semakin besar.

Menurutnya, langkah ini merupakan peran BRI dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif, dengan UMKM menjadi penopang utamanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.