Trump Memulai Tur Asia dengan KTT Asean sebelum Bertemu Xi Jinping
📅 Minggu, 26 Okt 2025, 20:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSetelah Malaysia, Trump diperkirakan akan berada di Tokyo pada hari Senin, di mana pada hari berikutnya ia akan bertemu dengan Perdana Menteri baru Jepang Sanae Takaichi.
Pemimpin AS tersebut mengatakan bahwa ia telah mendengar "hal-hal hebat tentangnya" dan memuji fakta bahwa ia adalah seorang pengikut mantan perdana menteri yang dibunuh, Shinzo Abe, yang memiliki hubungan dekat dengannya.
Takaichi mengatakan dia memberi tahu Trump melalui panggilan telepon pada hari Sabtu bahwa "memperkuat aliansi Jepang-AS adalah prioritas utama pemerintahan saya di bidang diplomatik dan keamanan".
Jepang telah lolos dari tarif terburuk yang dijatuhkan Trump terhadap negara-negara di seluruh dunia untuk mengakhiri apa yang disebutnya neraca perdagangan tidak adil yang "merugikan Amerika Serikat".
Sebaiknya Anda baca juga:
Puncak perjalanan ini diperkirakan adalah Korea Selatan, tempat Trump akan bertemu Xi untuk pertama kalinya sejak ia kembali menjabat.
Trump dijadwalkan mendarat di kota pelabuhan selatan Busan pada hari Rabu menjelang pertemuan puncak Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC), dan akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.
Pada hari Kamis, pasar global akan mencermati apakah pertemuan dengan Xi dapat menghentikan perang dagang yang dipicu oleh tarif besar-besaran Trump, terutama setelah perselisihan baru-baru ini mengenai pembatasan tanah jarang Beijing.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump awalnya mengancam akan membatalkan pertemuan dan mengumumkan tarif baru 100 persen selama perselisihan itu, sebelum mengatakan ia akan tetap melanjutkannya.
Menteri reunifikasi Korea Selatan mengatakan ada kemungkinan "besar" bahwa Trump dan Kim dari Korea Utara juga akan bertemu.
Kedua pemimpin terakhir kali bertemu di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan kedua Korea selama masa jabatan pertama Trump.
Kim mengatakan dia juga terbuka untuk bertemu dengan presiden AS jika Washington mencabut tuntutannya agar Pyongyang menyerahkan persenjataan nuklirnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!