Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meski Jadi Pemain Utama di Retail BBM, SPBU Pertamina Tetap Perlu Perbanyak Improvisasi Layanan

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 22:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meski Jadi Pemain Utama di Retail BBM, SPBU Pertamina Tetap Perlu Perbanyak Improvisasi Layanan Doc: ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga
Ket. Ilustrasi – Pengendara melakukan layanan self service di SPBU Pertamina.

JAKARTA – Improvisasi layanan SPBU Pertamina sangat penting untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, mempertahankan loyalitas, dan memenangkan persaingan di pasar.

Sebagai pemain utama dalam industri bahan bakar di Indonesia, Pertamina memiliki tanggung jawab untuk memastikan standar layanan yang tinggi di setiap SPBU.

Penelitian menunjukkan bahwa antrean yang panjang di SPBU, terutama untuk sepeda motor, dapat mengurangi kepuasan pelanggan.

Improvisasi dalam proses pengisian, seperti layanan self-service atau penambahan jalur, dapat mempersingkat waktu tunggu dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Pegiat perlindungan konsumen, yang juga Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi meminta stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) PT Pertamina (Persero) lebih banyak lagi memberikan improvisasi dalam layanannya.

"SPBU sebagai infrastruktur energi, punya peran signifikan, karena bukan hanya mendukung mobilitas warga, tetapi juga menyokong pertumbuhan ekonomi," ujarnya, dalam keterangannya, yang dikutip di Jakarta, Sabtu (26/10).

Saat ini, Pertamina mengoperasikan lebih dari 7.000 SPBU di seluruh Indonesia.

Menurut Tulus, kemampuan Pertamina mengelola SPBU sebanyak itu layak diapresiasi karena perlu usaha keras untuk menjaga keandalan dan performa layanannya.

Ia melanjutkan tidak gampang mengelola SPBU dan mendistribusikan BBM di negara kepulauan seperti Indonesia.

Performa dan keandalan SPBU Pertamina bukan hanya soal menjamin kepastian dalam volume/takaran saja, tetapi dimensi lain, yang lebih membumi dan manusiawi bagi penggunanya.

"Ini menjadi sangat penting bagi pengguna SPBU, sebab saat kita mampir ke SPBU bukan hanya untuk mengisi BBM saja, tapi juga untuk urusan ke toilet, pergi ke mushala, mengisi angin, bahkan keperluan belanja camilan, plus makan dan minum," sebutnya.

Oleh karena itu, Tulus pun mengapresiasi improvisasi kecil, tetapi berarti bagi pengguna SPBU yakni adanya petugas yang menawarkan jasa untuk membuang sampah yang ada di kendaraan.

"Ini ide yang kreatif dan sangat menyentuh hati. Sebaiknya inovasi kecil ini bisa dikembangkan di semua SPBU Pertamina, setidaknya di SPBU kota besar atau SPBU antarkota seperti di rest area jalan tol, bisa juga di SPBU COCO, yang dimiliki dan dikelola langsung Pertamina," tambahnya.

Tulus juga mengatakan improvisasi Pertamina dengan meluncurkan "SPBU Signature", dari sisi pemasaran juga langkah inovatif dalam rangka membangun citra bahwa SPBU Pertamina memang berkelas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.