Kanker Hati Hepatocellular Carcinoma, Tantangan, Terobosan, dan Harapan Baru Melalui Inovasi Imunoterapi
📅 Minggu, 26 Okt 2025, 18:35 WIB | Oleh: Haryo Brono“Karena itu, menjaga kesehatan hati bukan hanya penting, tapi krusial. Ketika hati terus-menerus terluka, jaringan parut terbentuk dan bisa berkembang menjadi kanker. Karena gejalanya sering tidak terasa di awal, deteksi dini menjadi sangat penting. Selain itu, pemilihan terapi yang sesuai dengan kondisi pasien sangatlah penting, seperti apakah ada komorbiditas, risiko perdarahan, atau hal-hal lain yang memengaruhi kemampuan tubuh pasien mentoleransi dan berespons terhadap obat.” ujar Dr. Jeffry.
Dalam praktik klinis, HCC diklasifikasikan ke dalam tiga stadium utama, yaitu: stadium awal dimana tidak ada gejala sehingga kanker sangat sulit dideteksi padahal tingkat kelangsungan hidup dalam lima tahun mencapai lebih dari 93%. Terapi utama yang dapat dilakukan adalah operasi dan transplantasi hati.
Stadium menengah, di mana 30% penderita kanker hati terdiagnosa, kanker sudah menyebar namun masih dapat dikendalikan. Terapi utama dapat dilakukan embolisasi, ablasi dan radioterapi.
Stadium yang tidak dapat dioperasi ini lebih beragam, baik dari stadium awal hingga lanjut. Terapi sistemik menjadi jalan satu satunya untuk stadium ini. Terapi sistemik seperti imunoterapi kombinasi menjadi pilihan utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penting untuk diketahui bahwa hanya sekitar 20–30% pasien HCC yang memenuhi syarat untuk tindakan operasi (resectable), karena keterbatasan fungsi hati, lokasi tumor, atau kondisi medis lainnya.[7] Hal ini menjadikan terapi sistemik sebagai pilihan utama bagi pasien dengan uHCC (unresectable HCC), yaitu jenis kanker hati yang tidak dapat dioperasi.
“Pemberian imunoterapi dapat memberikan harapan baru bagi pasien HCC yang tidak dapat dioperasi,” tambah Dr. Jeffry, merujuk pada pendekatan imunoterapi yang kini menjadi standar baru dalam pengobatan uHCC.
Kemajuan ilmu pengetahuan telah membuka jalan bagi terapi yang lebih efektif bagi pasien dengan kanker hati stadium lanjut (unresectable HCC/uHCC). Dimulai dengan adanya kombinasi imunoterapi dengan terapi target yang menunjukkan peningkatan angka kesintasan. Kemudian, dilanjutkan studi global menunjukkan bahwa kombinasi imunoterapi memberikan peningkatan signifikan pada angka kelangsungan hidup pasien.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam salah satu studi yang mengkombinasikan dua imunoterapi yang memiliki cara kerja berbeda, misalnya, satu dari lima pasien yang menerima terapi kombinasi ini masih bertahan hidup hingga tahun kelima setelah pengobatan, menjadikannya salah satu terobosan terbesar dalam tata laksana HCC secara global.
Sejalan dengan bukti ilmiah tersebut, panduan klinis internasional seperti NCCN, EASL, dan PAN-ESMO kini merekomendasikan pendekatan multidisipliner dan penggunaan kombinasi imunoterapi sebagai terapi lini pertama bagi pasien dengan kanker hati stadium lanjut (uHCC).
Kemajuan ini merupakan hasil sinergi antara fasilitas layanan kesehatan dan industri biofarmasi seperti AstraZeneca, yang terus menghadirkan solusi berbasis sains untuk memperluas akses terhadap pengobatan yang efektif dan berpusat pada pasien.
Saat ini, terapi inovatif untuk kanker hati telah tersedia di beberapa rumah sakit dalam jaringan Siloam Hospitals Group, termasuk Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Melalui Siloam Oncology Center, pasien dapat mengakses terapi modern seperti imunoterapi berbasis checkpoint inhibitor, targeted therapy generasi terbaru, radioembolization, serta prosedur ablasi dan embolisasi minimal invasif.
Seluruh layanan dilakukan oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter onkologi medik, bedah digestif, radiologi intervensi, dan hepatologi, dengan dukungan fasilitas diagnostik canggih seperti PET-CT Scan, MRI multiphasic, dan laboratorium biomarker molekuler. Pendekatan ini memastikan pasien mendapatkan penanganan yang terintegrasi, presisi, dan berbasis bukti ilmiah terbaru.
Upaya Pencegahan Kanker Hati
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!