Terlalu Bergantung APBN, Ekonomi RI Stagnan di Level 5 Persen
📅 Jumat, 24 Okt 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim RedaksiManajer Riset Seknas Fitra, Badiul Hadi, mengatakan stagnasi pertumbuhan ekonomi 5 persen menunjukkan APBN telah mencapai batas efektivitasnya sebagai motor utama ekonomi nasional. Sebab itu, perlu dorongan mesin ekonomi kedua yang dapat mengonsolidasikan aset negara dan mengalirkannya ke investasi jangka panjang.
Efektivitas mesin kedua itu sangat bergantung pada reformasi tata kelola aset, keterbukaan informasi publik, dan akuntabilitas lembaga pengelolanya.
“Mesin ekonomi kedua hanya akan efektif bila dikawal dengan good governance, partisipasi publik, dan arah investasi yang berpihak pada produktivitas nasional, bukan sekadar keuntungan finansial jangka pendek,” kata Badiul.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!