Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonom Ingatkan: Salah Kelola Dana Kopdes Bisa Jadi Bumerang Pembangunan Desa!

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonom Ingatkan: Salah Kelola Dana Kopdes Bisa Jadi Bumerang Pembangunan Desa! Doc: Antara.
Ket. Kopdes Merah Putih Bentangan Klaten, Jawa Tengah

JAKARTA – Pengelolaan aliran dana ke program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi aspek krusial dalam memastikan efektivitas dan keberlanjutan pembangunan ekonomi di tingkat akar rumput.

Dana yang dikelola dengan baik bukan hanya menjamin kelancaran operasional koperasi, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang digelontorkan benar-benar memberi dampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa.

Secara analitis, tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel menjadi fondasi utama agar Kopdes tidak sekadar menjadi program simbolik, melainkan motor penggerak ekonomi desa yang berdaya tahan.

Mekanisme pengawasan, pelaporan yang terintegrasi, serta pendampingan teknis perlu diperkuat untuk meminimalkan risiko penyimpangan dan memperbesar manfaat ekonomi kolektif.

Lebih jauh, pengelolaan dana yang efisien juga membuka ruang bagi sirkulasi modal lokal, mendorong tumbuhnya usaha produktif, serta memperkuat kemandirian finansial desa.

Dengan manajemen yang solid, Kopdes Merah Putih bisa menjadi model koperasi modern yang tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan, disiplin finansial, dan semangat gotong royong ekonomi.

Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengimbau untuk berhati-hati dalam pengelolaan aliran dana ke program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Pembiayaan ke Kopdes Merah Putih akan dilakukan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan jaminan dana desa.

"Jadi harus benar-benar berhati-hati dalam pemanfaatannya," ujar Nailul saat dihubungi, di Jakarta, Jumat (24/10).

Nailul mengungkapkan tingkat risiko gagal bayar utang Kopdes Merah Putih dapat mencapai 4-5 persen per tahun, sebagaimana kajian Celios.

Pembiayaan ke Kopdes Merah Putih dapat dialokasikan dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang telah dialihkan ke Himbara senilai Rp200 triliun, serta tambahan dari anggaran yang ditetapkan di APBN 2025 sebesar Rp16 triliun, sehingga totalnya mencapai Rp216 triliun.

"Jika ada Rp216 triliun disalurkan ke Kopdes Merah Putih semuanya, maka kegagalannya bisa mencapai Rp10 triliun sendiri," ujar Nailul.

Atas dasar itulah, Nailul mengatakan ditetapkan skema penjaminan melalui dana desa dengan batasan tertentu.

Padahal, menurutnya lagi, dana desa saat ini sudah menanggung beban berat mulai dari pembangunan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga bantuan sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.