Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Nyata PDIP untuk Korban Gempa NTT, Kapal RS Laksamana Malahayati Dikirim Bantu Tim Medis

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 05:47 WIB | Oleh:
Aksi Nyata PDIP untuk Korban Gempa NTT, Kapal RS Laksamana Malahayati Dikirim Bantu Tim Medis Doc: Antara foto/HO-PDIP
Ket. Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto pimpin upacara keberangkatan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati menuju lokasi bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi memberangkatkan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati menuju lokasi bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Kapal ini dikirim untuk memperkuat tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) serta relawan kesehatan PDIP yang telah lebih dulu bersiaga di wilayah Flores dan sekitarnya pascadiguncang gempa berkekuatan 7,7 Magnitudo.

"Jadi sesuai dengan arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, hari ini PDI Perjuangan mengirimkan Kapal Laksamana Malahayati untuk bergabung bersama tim Baguna dan relawan kesehatan yang telah datang di wilayah bencana di Flores dan sekitarnya," kata Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Pelepasan kapal rumah sakit terapung milik partai berlogo banteng moncong putih tersebut dipimpin langsung oleh Hasto di Cilegon, Banten, Kamis malam. Prosesi pelepasan Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati ini berlangsung dengan penuh suasana khidmat.

Seluruh jajaran pengurus partai, relawan, hingga awak kapal memanjatkan doa bersama untuk para korban bencana gempa bumi di NTT, sekaligus mendoakan keselamatan serta kelancaran para relawan kemanusiaan yang bertugas di lokasi bencana.

Hasto menyebut sejumlah tokoh dan pengurus DPP PDIP telah berada di Flores untuk melakukan gerakan kemanusiaan tersebut, di antaranya Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, dan Sri Rahayu.

Politisi asal Yogyakarta ini menggarisbawahi bahwa seluruh pergerakan partai digerakkan oleh spirit gotong royong dan kemanusiaan tanpa memandang latar belakang politik maupun SARA.

"Kapal Laksamana Malahayati ini akan melengkapi seluruh tim Baguna dan relawan kesehatan dan membantu rakyat tanpa membeda-bedakan apa pilihan politiknya, suku, agama, dan status sosial. Karena sebagai warga bangsa, nilai-nilai kemanusiaan itulah yang seharusnya membangun solidaritas kita untuk bergotong royong membantu siapapun yang menderita akibat korban bencana," ujarnya.

Ketika ditanya mengenai logistik kemanusiaan yang dibawa oleh Kapal RS Laksamana Malahayati, Hasto menjelaskan bahwa kapal ini mengangkut berbagai kebutuhan medis, obat-obatan, serta perlengkapan khusus yang berfokus pada kelompok rentan.

"Ada beberapa bahan obat-obatan, dan sesuai dengan kebutuhan terutama untuk kebutuhan ibu-ibu dan anak-anak balita. Karena di dalam mitigasi bencana, daftar yang dibuat oleh Ibu Megawati Soekarnoputri seringkali bantuan terhadap ibu-ibu, perempuan hamil, anak-anak balita, dan kebutuhan khusus perempuan ini, terlewatkan. Karena itulah ini melengkapi bantuan-bantuan yang sudah dikirim oleh PDI Perjuangan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi menyampaikan rasa syukur atas pengoperasian Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati yang sebelumnya telah menyelesaikan misi pelayanannya di wilayah Banten.

Ade pun secara resmi menyerahkan kembali operasional kapal rumah sakit terapung tersebut kepada DPP Partai untuk dialihkan menjalankan tugas kemanusiaan yang lebih mendesak di NTT.

"Alhamdulillah pada hari ini kita mendampingi Pak Sekjen dalam rangka melepas Rumah Sakit Apung Kapal Malahayati. Kami kader-kader partai se-Provinsi Banten mengucapkan terima kasih kepada DPP Partai, khusus kepada Pak Sekjen yang telah mempercayakan Rumah Sakit Apung Malahayati ada di Provinsi Banten, di mana kapal ini telah melayani ribuan masyarakat Banten," tutur Ade Sumardi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81
Olahraga
PSG Difavoritkan Raih Gelar...

Daerah-daerah Darurat Karhutla, Gorontalo Temukan 49 Titik

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Darurat Karhu...
Ekonomi
Jaring Pengaman Peternak Mi...

AI Berpotensi Gerus Tenaga Kerja

58 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
AI Berpotensi Gerus Tenaga ...
Ekonomi
Ekspansi Dunia Usaha Tertahan
Advertisement
hut ri 81
Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

Selamatkan Anak Didik dari Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Pontianak Diminta Belajar secara Daring

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.