Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Demo Berujung Rusuh di Makassar, Polisi Dalami Keterlibatan Provokator Terafiliasi dengan Black Blocks

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demo Berujung Rusuh di Makassar, Polisi Dalami Keterlibatan Provokator Terafiliasi dengan Black Blocks Doc: ANTARA
Ket. Kepolisian menggiring tersangka untuk dihadirkan dalam rilis pengembangan kasus kerusuhan Kota Makassar di Mapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR - Jajaran Kepolisian mendalami dugaan keterlibatan aktor intelektual dengan taktik anonim 'Black Blocs' sebagai provokator yang menyulut terjadinya kerusuhan saat demonstrasi menyikapi persoalan bangsa pada 28-30 Agustus 2025 di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Makassar, Sulawesi Selatan.  

"Dari hasil kerja sama dengan Ditpidum dan beberapa Polda, kemarin kita dipanggil untuk berkoordinasi. Memang ada, tersangka dari Jawa Barat yang memang terafiliasi dengan ada namanya Black Blocs," ungkap Direktur Ditreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Setiadi Sulaksono di Mapolda Sulsel, Jumat. 

Diketahui, Black Blocs adalah taktik yang diadopsi oleh kelompok-kelompok tertentu yang selalu bergerak secara anarkis saat menyusup dalam unjuk rasa dengan ciri khas pakaian serba hitam dengan menyembunyikan identitas mereka.  

Setiadi mengemukakan, para pelakunya ini diduga terorganisir dan bekerja menghasut dalam setiap kegiatan demonstrasi, sehingga memunculkan adanya gerakan perbuatan anarkis.      

"Jadi dia (black blocs) sebagai yang mengkoordinir salah satu (kelompok) yang menghasut di seluruh (titik aksi), baik itu di Bali, Jawa Tengah dan di Kalimantan Timur. Alhamdulillah, kemarin dari Sulawesi, Sulawesi Selatan tidak ada," tuturnya kepada wartawan.

Saat ditanyakan apakah di Sulsel ada kelompok-kelompok tertentu yang terafiliasi dengan Black Blocs, kata dia, sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dari beberapa tersangka kerusuhan yang sudah ditangkap. "Masih didalami, sampai sekarang," katanya menjawab.

Mengenai dengan para tersangka yang sudah ditangkap sebanyak 61 orang, 48 orang dewasa dan 13 diantaranya anak di bawah umur saat peristiwa kerusuhan di Kota Makassar pada 29-30 Agustus 2025, kata dia, segera dirampungkan.

Selain itu, pihak penyidik telah berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk proses pelimpahan berkas perkara tahap dua atau P21 agar segera diproses selanjutnya mengikuti sidang di pengadilan.  

"Dari berkas yang ada, kami sudah (jalan), Direktorat Reskrimum ini ada enam berkas. Di Polrestabes sekitar tujuh-delapan berkas. Jadi, Insya Allah minggu-minggu ini mudah-mudahan P21. (kasus) yang anak saja diversi (pengalihan penyelesaian perkara), untuk sementara kita tunggu," katanya.  

Sebelumnya, Kapolda Sulsel Irjen Pol Rusdi Hartono menekankan berkas perkara 48 orang tersangka dewasa atas kasus kerusuhan pengrusakan dan pembakaran kantor pemerintah saat unjukrasa pada 29-30 Agustus 2025 segera dirampungkan untuk proses persidangan di pengadilan. 

"Dari 61 orang yang kami amankan, ternyata melibatkan juga anak-anak. Ada 13 anak-anak terlibat dalam kasus tersebut. Sisanya 48 ini adalah orang dewasa. Ini masih berproses (perampungan berkas)," ujarnya saat di Mapolda Sulsel,

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.