Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Batang Bangun 7 Gerai Koperasi Desa Merah Putih

📅 Senin, 20 Okt 2025, 15:46 WIB | Oleh:
Pemkab Batang Bangun 7 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Doc: ANTARA/HO-Humas Kabupaten Batang
Ket. Wakil Bupati Batang Suyono (berbaju Korpri) melakukan peletakan batu pertana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Batang.

Batang -- Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, membangun tujuh gerai Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya mendukung program nasional pembentukan 80 ribu koperasi di Indonesia.

Wakil Bupati Batang Suyono di Batang, Senin, mengatakan bahwa program ini merupakan inisiatif Pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi desa, memperpendek rantai distribusi, dan meningkatkan kemandirian masyarakat melalui gerakan koperasi.

"Pembangunan koperasi ini dimulai di tujuh titik terlebih dahulu. Targetnya, tujuh lokasi ini sudah selesai pada akhir Januari 2026," katanya.

Menurut dia, saat ini sudah tercatat 248 desa/kelurahan di daerah ini telah memiliki koperasi yang berbadan hukum.

Setiap pemerintah desa, kata dia, memiliki karakter dan kondisi geografis berbeda sehingga penentuan lokasi dilakukan dengan survei langsung untuk memastikan tanah yang digunakan strategis dan sesuai ketentuan.

"Bangunan koperasi ini akan menjadi aset desa karena berdiri di atas tanah milik desa," katanya.

Ia mengatakan program Koperasi Desa Merah Putih ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah pusat melalui PT Agrinas (Persero) sebagai mitra pelaksana nasional dengan dukungan pembiayaan dari Danantara.

"Oleh karena itu, kami tentu akan terus mendorong dan mengawal kesuksesan program Pemerintah ini. Koperasi Merah Putih ini harus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," katanya.

Suyono menegaskan koperasi desa yang terbentuk dapat beroperasi di berbagai bidang mulai dari koperasi serba usaha, perdagangan, hingga simpan pinjam.

"Kemudian, pemerintah daerah akan berperan aktif membantu proses percepatan di lapangan termasuk penyiapan lahan dan administrasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.