Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10 PPPK Paruh Waktu di Bantul Tak Diperpanjang Kontrak, Kinerja Jadi Salah Satu Alasan.

📅 Rabu, 07 Okt 2026, 11:08 WIB | Oleh:
10 PPPK Paruh Waktu di Bantul Tak Diperpanjang Kontrak, Kinerja Jadi Salah Satu Alasan. Doc: Antara Foto
Ket. Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu saat menghadiri Apel PPPK Paruh Waktu di Lapangan Paseban, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (7/10).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak memperpanjang kontrak 10 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu karena berbagai alasan salah satunya penilaian kinerja.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan 10 PPPK paruh waktu yang kontraknya tidak diperpanjang untuk satu tahun ke depan terdiri atas pegawai yang memasuki batas usia pensiun (BUP), mengundurkan diri, mendapat penilaian kinerja kurang, dan meninggal dunia.

"PPPK yang masuk Batas Usia Pensiun (BUP) tiga, mundur empat, karena penilaian kinerja kurang itu dua dan yang meninggal dunia satu. Jadi total jadi 10," kata Halim saat menghadiri Apel PPPK Paruh Waktu di Lapangan Paseban, Bantul, Rabu.

Ia menyebut sebanyak 3.335 PPPK paruh waktu di Kabupaten Bantul seharusnya diperpanjang kontraknya.

Namun, lanjut Halim, karena 10 orang dinyatakan tidak diperpanjang, maka total yang diperpanjang kontraknya ada sebanyak 3.325 PPPK paruh waktu.

"Sebagai bagian dari Aparatur Pemkab Bantul, tentulah evaluasi itu selalu dan senantiasa terus dilakukan. Tidak hanya PPPK paruh waktu, PPPK penuh waktu, ASN juga tidak luput dari evaluasi ini," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Halim juga mengingatkan seluruh PPPK agar menjaga integritas dalam bekerja sehingga capaian kinerja dapat tercapai karena kinerja tersebut nantinya akan dievaluasi melalui sistem.

"Kalian sebagai bagian dari keluarga besar Pemkab Bantul sudah masuk dalam sistem SAFA ASN. Tidak ada yang terlewat, yang berada di luar sistem," katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, para PPPK harus menunjukkan kinerja terbaik karena rekam jejak mereka dapat ditelusuri dan jejak digital tidak dapat dihilangkan.

"Berhati-hatilah, jaga reputasi karena itu akan menentukan masa depan kalian semuanya," ujarnya.

Pemkab Bantul beberapa kali telah menindak tegas ASN maupun PPPK yang terbukti melanggar integritas, peraturan kepegawaian, dan melakukan tindakan tercela.

"Misalnya, tidak masuk berhari-hari tanpa izin, tanpa pemberitahuan, dan tanpa alasan. Kemudian mabuk di kantor maupun melakukan tindak pidana dan pelecehan," katanya.

Ia mengimbau para PPPK agar menjadikan pekerjaan sebagai ibadah karena menjadi pelayan bagi lebih dari satu juta masyarakat Kabupaten Bantul yang mengharapkan pemerintahan berjalan dengan baik.

"Pemerintah adalah pihak yang diberikan amanah oleh rakyat, oleh konstitusi, oleh peraturan perundang-undangan, termasuk kalian ini tidak luput dari tuntutan amanah rakyat dan tuntutan peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
Nasional
KSAD Maruli Simanjuntak Ben...
Daerah
Tekan Harga Cabai Merah, Pe...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.