Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Cengkeh di Lebak Sumringah Sambut Harga yang Relatif Stabil

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 13:33 WIB | Oleh:
Petani Cengkeh di Lebak Sumringah Sambut Harga yang Relatif Stabil Doc: antara foto
Ket. Petani Cengkeh di Lebak, Banten.

LEBAK - Petani cengkeh di Kabupaten Lebak, Banten begitu sumringah menyambut harga di pasaran relatif stabil dan tidak terjadi penurunan dibandingkan komoditas perkebunan lainnya.

“Kita merasa senang harga cengkeh stabil dan tidak merugikan," kata Suryaman, seorang petani warga Lebak Gedong Kabupaten Lebak saat ditemui di Pasar Rangkasbitung, Lebak, Minggu (19/10).

Ia mengatakan dirinya kini menjual cengkeh kering dari panen Agustus 2025 lalu sebanyak 200 kilogram dan harga relatif baik karena ditampung Rp100.000 per kg.

Penjualan sebanyak 200 kilogram itu dengan harga Rp100.000 per kg maka menghasilkan uang Rp20 juta. “Saya kira gembira dengan pendapatan sebesar itu bisa membantu ekonomi keluarga," katanya.

Begitu juga Akmad, seorang petani mengaku dirinya merasa lega harga cengkeh relatif stabil hingga bertahan Rp100.000 per kg.

"Kita menjual cengkeh kering sebanyak 50 kilogram dan dapat menghasilkan uang Rp5 juta juga tidak merugi," katanya.

Budi, seorang penampung komoditas perkebunan di Pasar Rangkasbitung , Kabupaten Lebak mengatakan pihaknya kini menampung harga cengkeh kering Rp100.000 per kilogram.

Selama ini, harga cengkeh kering sejak 10 bulan terakhir relatif stabil dari sebelumnya menembus Rp110.000 per kg.

Mereka petani cengkeh tidak dirugikan dengan harga Rp100.000 per kg, bahkan menguntungkan dibandingkan harga coklat anjlok dari Rp100.000 menjadi Rp35.000 per kg.

Begitu juga harga kapalogo sebelumnya Rp65.000 kini menjadi Rp40.000 per kg dan pala dari Rp65.000 kini menjadi Rp45.000 per kg.

"Kami sekarang menampung cengkeh kering antara 1 sampai 1,5 ton per hari dari petani Lebak dan Pandeglang," katanya menjelaskan.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan, selama ini komoditas cengkeh menjadi andalan ekonomi petani di daerah itu dan bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Produksi cengkeh di Kabupaten Lebak hingga mencapai ribuan ton per tahun dan sentra cengkeh tersebar di Kecamatan Cipanas, Lebak Gedong, Muncang, Sobang, Cibeber, Bayah, Cilograng, Panggarangan, Cijaku, Cigemblong, Bojongmanik, Cirinten dan Gunungkencana.

"Semua daerah sentra cengkeh itu berada di atas 1.000 meter di permukaan laut, sehingga sangat cocok dikembangkan tanaman cengkeh," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.