Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dari Juwiring untuk Dunia: Bayer Juara Hadirkan Inovasi dan Harapan Baru bagi Petani Melalui Inovasi Pertanian Berbasis Sains

📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 23:28 WIB | Oleh:
Dari Juwiring untuk Dunia: Bayer Juara Hadirkan Inovasi dan Harapan Baru bagi Petani Melalui Inovasi Pertanian Berbasis Sains Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Petugas di fasilitas riset dan pengembangan Bayer Juara, di Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, sedang menjelaskan upaya Bayer dalam mengatasi hama tanaman pertanian, di salah satu demplot. Dengan luas 9 hektar fasilitas ini memperkuat posisinya sebagai pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) pertanian.

KLATEN – Saat ini dunia sedang menghadapi tantangan ketahanan pangan yang mendorong peningkatan kebutuhan pangan global. Yang disebabkan beberapa faktor terkait lingkungan dan iklim, faktor ekonomi dan produksi, sosial dan demografi, teknologi dan inovasi serta kebijakan dan tata Kelola.

Menurut proyeksi FAO (High Level Expert Forum, How to Feed the World in 2050), kebutuhan pangan dunia diperkirakan meningkat hingga 70% pada tahun 2050 untuk memenuhi kebutuhan populasi lebih dari 9 miliar jiwa.

Secara global, hama dan penyakit tanaman menyebabkan hilangnya 40% hasil panen setiap tahun. Selain itu, perubahan iklim turut memberikan dampak besar, seperti El Niño dengan curah hujan rendah yang menyebabkan penurunan produktivitas padi hingga 30% di sejumlah wilayah Indonesia. 

Melihat tantangan tersebut dan bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia (World Food Day) 2025, Bayer Indonesia menegaskan pentingnya inovasi berbasis sains sebagai fondasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Komitmen ini diwujudkan melalui Bayer Juara (Juwiring Agriculture Research & Academy) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, sebuah persawahan dan perkebunan yang merupakan pusat penelitian dan akademi milik Bayer. Dengan luas 9 hektar fasilitas ini disebut yang terbesar di Indonesia.

Sampai saat ini Bayer Juara telah berumur dua tahun, Fasilitas lahan dengan bangunan 5 bangunan permanen ini telah memperkuat posisinya sebagai pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) pertanian pertama dan terbesar Bayer di Indonesia, sekaligus terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Thailand.

“Peringatan Hari Pangan Sedunia semakin menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan inovasi pertanian berkelanjutan berbasis sains. Kami meyakini, perwujudan ketahanan pangan harus berfokus pada pelaku utamanya, yakni para petani,” ujar Head of Field Solutions Bayer South East Asia & Pakistan Kukuh Ambar Waluyo, di Bayer Juara, Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten pada hari Kamis (16/10).

“Kami memahami bahwa permasalahan petani sangat beragam dan terus berkembang. Ini yang semakin menguatkan Bayer Juara untuk bisa menjadi mitra erat bagi para petani,” imbuhnya.

Lewat Bayer Juara, para petani mendapatkan akses terhadap pengetahuan dan teknologi pertanian terkini yang kemudian bisa mereka implementasikan di lapangan. Di lain sisi, Bayer Juara juga terus terinformasi permasalahan nyata yang dihadapi para petani mulai fase persiapan tanam sampai panen, sekaligus mengetahui apa yang sebenarnya mereka butuhkan.

“Dengan pemahaman yang lebih mendalam, kami dapat memberikan solusi yang relevan sehingga produktivitas meningkat dan hasil panen lebih memuaskan. Pendekatan dua arah ini yang membuat kolaborasi kami dengan petani semakin kuat dan berkelanjutan," tambahnya. 

Sejalan itu, Bayer Juara terus berperan aktif dalam mengembangkan riset dan teknologi pertanian yang relevan dengan kebutuhan petani Indonesia. Fasilitas ini melakukan 120 uji coba teknologi dan benih per tahun, dan hasil riset tersebut diterapkan langsung untuk membantu petani.

Diresmikan pada 2023, Bayer Juara merupakan stasiun riset Crop Science pertama Bayer di Indonesia yang berlokasi di Juwiring, Klaten, Jawa Tengah. Beroperasi di atas lahan seluas sekitar 9 hektar, fasilitas ini berfokus pada riset perlindungan tanaman, pengembangan benih unggul, analisis data pertanian, dan penerapan teknologi pertanian presisi.

Pertanian Presisi

Mengapresiasi andil Bayer Juara dalam pertanian Indonesia, Dr. Prayudi Syamsuri, SP., M.Si, Staf Ahli Bidang Manajemen Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, menyampaikan, Hari Pangan Sedunia menjadi momen penting untuk melihat masa depan pangan dan pertanian Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.