Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkop Tegaskan Kopdes Merah Putih Harus Jadi Penggerak Ekonomi Desa

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 11:15 WIB | Oleh:
Menkop Tegaskan Kopdes Merah Putih Harus Jadi Penggerak Ekonomi Desa Doc: merahputih.kop.id

JAKARTA - Pemerintah menyebut Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, koperasi ini akan berperan penting sebagai penyalur dalam rantai ekonomi masyarakat desa.

Menurut Menkop, Kopdes Merah Putih akan mampu memperpendek mata rantai distribusi dan menekan harga. Sehingga, mempercepat perputaran ekonomi lokal.

“Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen akan bisa tercapai jika pertumbuhan ekonomi di desa-desa ikut bergerak,” kata Ferry, di Jakarta, Kamis (16/10).

Ia menjelaskan, gagasan Kopdes Merah Putih sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto yaitu membangun dari Desa dan dari Bawah, yang menekankan pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Ia mengungkapkan, masih banyak masalah sosial ekonomi di pedesaan. Seperti, praktik rentenir dan dominasi tengkulak (middle man) yang menyebabkan harga barang di tingkat konsumen sulit dikendalikan.

“Insyaallah dengan mulai beroperasinya Kopdes Merah Putih pada Oktober ini, fungsi koperasi bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Menkop Ferry dengan optimistis.

Diakuinya bahwa mengembalikan peran strategis koperasi sebagai badan usaha yang diamanatkan konstitusi UUD 1945 Pasal 33 bukan hal mudah. Namun, Menkop Ferry menegaskan bahwa di era Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen mengembalikan ‘khitah’ ekonomi nasional yang menempatkan negara hadir dan aktif mengatur pasar.

“Dalam konteks ini, Kemenkop dituntut bergerak cepat dalam digitalisasi dan tata kelola koperasi. Agar bisa bersaing dan berkontribusi lebih besar pada ekonomi nasional,” ujar dia.

Menkop Ferry menambahkan, salah satu langkah besar yang ditempuh pemerintah adalah pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi rakyat. Kemenkop pun telah meluncurkan dan melegalisasi 80 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.

Melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Kopdes yang melibatkan 18 kementerian/lembaga. Seerta Peraturan Presiden (Perpres) No. 9 Tahun 2025 mengenai Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih,

“Sudah terlalu lama masyarakat desa hanya menjadi objek dalam sistem ekonomi, bukan pelaku utama. Melalui Kopdes/Kel Merah Putih, masyarakat desa kini menjadi subjek ekonomi yang memiliki badan usaha sendiri,” ucap Menkop Ferry.​ ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.