Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kisah Yannick Jaime dan Kenneth Maxime: Menyusuri Akar Keluarga di Gorontalo

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kebaikan yang menyentuh hati

Pemilik Harry and Mimin Homestay Mukmin Badu menjadi saksi perjalanan bersejarah itu. Ia mengaku awalnya mengira kedua wisatawan asal negeri tulip tersebut datang hanya untuk berlibur seperti turis pada umumnya yang datang ke daerah itu.

“Saya pikir mereka mau ke pulau-pulau. Tapi setelah berbincang, mereka bilang ingin mencari keluarga mereka di sini,” kata Mukmin.

Ia pun membantu sebisanya, mencarikan informasi, menemani ke lokasi-lokasi lama, hingga akhirnya mereka menemukan apa yang mereka cari. “Saya ikut terharu melihat ekspresi mereka waktu menemukan rumah dan makam itu,” kata Mukmin.

Yannick dan Kenneth mengaku perjalanan ini bukan sekadar wisata sejarah, tetapi perjalanan jiwa. Mereka tak hanya menemukan masa lalu, tapi juga merasakan hangat nya kebaikan orang-orang Gorontalo yang membantu tanpa pamrih.

“Orang Indonesia, terutama di Gorontalo, luar biasa ramah. Mereka memperlakukan kami seperti keluarga sendiri. Kami datang sebagai orang asing, tapi pulang sebagai bagian dari mereka,” ujar Kenneth.

Sebelum meninggalkan Gorontalo, mereka sempat berdiri lama di tepi pelabuhan, memandangi laut biru yang sama dengan yang dulu dilihat oleh buyut mereka. Ombak berkejaran lembut, seakan membawa pesan dari masa lalu.

Bagi Yannick dan Kenneth, perjalanan ini menegaskan bahwa akar keluarga tak pernah benar-benar hilang. Ia hanya menunggu ditemukan, di tempat yang menyimpan kenangan dan kisah cinta lintas generasi.

Walaupun saat ini raga dua bersaudara itu telah meninggalkan Gorontalo untuk mencari jejak lain keluarga di penjuru Nusantara, namun mereka telah meninggalkan jiwa dan cinta bahkan untuk kota yang hanya diketahui melalui cerita dan lembaran berharga lukisan cahaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.