Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brasil Minta AS Batalkan Tarif Seiring Meredanya Ketegangan Kedua Negara

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 08:54 WIB | Oleh:
Brasil Minta AS Batalkan Tarif Seiring Meredanya Ketegangan Kedua Negara Doc: Metropoles
Ket. Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira bertemu di Washington dengan Menteri Luar Negeri as Marco Rubio

WASHINGTON - Diplomat tertinggi Brasil pada hari Kamis (16/10) meminta Amerika Serikat untuk membatalkan tarif hukuman tetapi kedua belah pihak berbicara tentang pertemuan yang positif setelah berbulan-bulan tegang.

Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira bertemu di Washington dengan Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan perwakilan perdagangan AS Jamieson Greer.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Departemen Luar Negeri AS, kedua negara mengatakan para pejabat telah "melakukan pembicaraan yang sangat positif mengenai perdagangan dan isu-isu bilateral yang sedang berlangsung" dan mereka berusaha "membangun jalur kerja ke depan."

Vieira secara terpisah mengatakan kepada wartawan bahwa pertemuan itu "sangat produktif."

Merujuk pada tarif, ia berkata: "Saya menegaskan kembali posisi Brasil mengenai perlunya membalikkan langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah AS sejak Juli, yang tentunya memerlukan negosiasi."

Presiden Donald Trump mengenakan tarif sebesar 50 persen pada produk-produk Brasil dan menjatuhkan sanksi kepada seorang hakim Mahkamah Agung, antara lain, saat ia berupaya menghukum mantan presiden sayap kanan Jair Bolsonaro, sekutu ideologisnya.

Bolsonaro dijatuhi hukuman 27 tahun penjara atas kudeta yang gagal untuk mempertahankan kekuasaan, yang mengingatkan pada kerusuhan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol AS oleh pendukung Trump.

Namun Trump mengubah pendiriannya setelah pertemuan singkat di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bulan lalu dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, seorang veteran sayap kiri.

Trump dan Lula berbicara melalui telepon 10 hari yang lalu dan membahas pertemuan akhir bulan ini di sela-sela pertemuan puncak regional di Malaysia.

Lula menolak untuk mundur di bawah tekanan Amerika Serikat, dan menjadikan Brasil sebagai model dalam menjaga demokrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Sekolah membutuhkan perbaikan di Kerinci

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Sekolah membutuhkan perbaik...

Italia Mendidih, 3 Orang Tewas Tersengat Panas

45 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Italia Mendidih, 3 Orang Te...
Ekonomi
Proyeksi produksi jagung na...

Kebakaran Bromo Meluas hingga 80 Hektare, Drone Turun Tangan

49 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Bromo Meluas hing...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.