Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Bisa Izinkan Israel Operasi Militer Jika Hamas Tak Patuh

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 01:10 WIB | Oleh:
AS Bisa Izinkan Israel Operasi Militer Jika Hamas Tak Patuh Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan untuk mengizinkan Israel melanjutkan operasi militer di Jalur Gaza jika kelompok Hamas gagal mematuhi ketentuan perjanjian gencatan senjata.

“Apa yang terjadi dengan Hamas, itu akan segera diselesaikan,” kata Trump kepada CNN dalam sebuah wawancara telepon pada Rabu (15/10).

“Israel akan kembali ke jalan-jalan (di Gaza-red) itu, segera setelah saya mengatakannya. Jika Israel bisa masuk dan menghancurkan mereka, mereka akan melakukannya,” jawab Trump ketika ditanya apa yang akan terjadi jika Hamas menolak untuk melucuti senjata mereka.

“(Sebelumnya-red) saya harus menahan mereka,” katanya, merujuk pada Israel.

Trump mengatakan pembebasan 20 sandera Israel yang masih hidup adalah "yang terpenting," tetapi Hamas sekarang harus memenuhi komitmen mereka untuk mengembalikan jasad sandera lainnya dan melucuti senjata.

Sementara itu, kelompok perlawanan Palestina tersebut mengatakan pada Rabu bahwa mereka akan menyerahkan jenazah dua sandera Israel lainnya di Gaza berdasarkan perjanjian gencatan senjata dengan Israel.

Sayap bersenjata kelompok itu, Brigade Qassam, mengatakan jasad-jasad tersebut akan dipindahkan pada pukul 22.00 waktu setempat atau Kamis (16/10) pukul 02.00 WIB.

Mereka mengaku telah mematuhi kesepakatan, menyerahkan semua sandera yang masih hidup dan semua jasad yang mereka dapat jangkau.

Hamas mengatakan bahwa evakuasi jasad yang tersisa membutuhkan upaya yang signifikan dan peralatan khusus dan bahwa mereka “sedang bekerja keras untuk menyelesaikan kasus ini.

Pekan lalu, Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas sepakat memulai tahap pertama rencana gencatan senjata di Gaza pada 29 September.

Tahap pertama itu, yang mulai berlaku pada Jumat, mencakup pertukaran sandera Israel dan tahanan Palestina serta penarikan bertahap pasukan Israel di Gaza.

Bebaskan Sandera

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Hamas harus membebaskan 20 sandera Israel yang masih hidup dan menyerahkan jasad delapan sandera untuk ditukar dengan hampir 2.000 tahanan Palestina.

Tahap kedua dari rencana tersebut akan mengatur mekanisme pembentukan pemerintahan baru di Gaza, yang tidak akan melibatkan Hamas, pembentukan pasukan multinasional, dan perlucutan senjata Hamas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin: Ekspor Mainan Indonesia Naik 8,2 Persen

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Kemenperin: Ekspor Mainan I...
Nasional
2.000 Siswa SMK Bakal Magan...
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.