Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Ancam Hentikan Pembelian Minyak Goreng dari Tiongkok

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Trump Ancam Hentikan Pembelian Minyak Goreng dari Tiongkok Doc: AFP/SAUL LOEB
Ket. Presiden AS Donald Trump

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald (AS) Trump pada hari Selasa (14/10), mengecam keputusan Tiongkok yang menghentikan pembelian kedelai asal AS sebagai tindakan “bermusuhan secara ekonomi”, dan memperingatkan bahwa negaranya dapat membalas dengan menghentikan pembelian minyak goreng dari ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

“Kami sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri hubungan dagang dengan Tiongkok yang berkaitan dengan minyak goreng dan elemen perdagangan lainnya sebagai bentuk pembalasan,” kata Trump di platform Truth Social miliknya.

Dikutip dari AFP, komentarnya di media sosial muncul tak lama setelah ia tampak berupaya meredakan ketegangan antara Washington dan Beijing.

“Kami memiliki hubungan yang cukup baik dengan Tiongkok, dan saya pikir semuanya akan baik-baik saja. Tapi kalau tidak, itu juga tidak masalah,” ujar Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia itu kembali memanas di masa jabatan kedua Trump, dengan aksi saling balas tarif yang sempat mencapai angka tiga digit.

Dalam wawancara dengan Financial Times pada Senin, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menuduh Beijing berupaya merusak ekonomi global melalui penerapan kontrol ekspor baru terhadap logam tanah jarang (rare earths) yang memiliki nilai strategis.

Trump, di sisi lain, menegaskan bahwa Washington harus “berhati-hati terhadap Tiongkok.”

“Saya memiliki hubungan baik dengan Presiden Xi (Jinping), tapi kadang situasinya menjadi tegang, karena Tiongkok suka mengambil keuntungan dari pihak lain,” ujar Trump. “Ketika pukulan dilayangkan, kita harus siap menangkis.”

Melalui Truth Social, Trump menekankan bahwa penghentian pembelian kedelai oleh Tiongkok telah menimbulkan kesulitan bagi para petani kedelai AS.

Masih Rapuh

Data pemerintah AS menunjukkan bahwa impor AS atas lemak hewani, minyak olahan, dan minyak goreng bekas melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya produksi biodiesel berbasis biomassa di dalam negeri.

Meski ketegangan antara Washington dan Beijing telah sedikit mereda dari puncaknya, gencatan dagang itu masih rapuh.

Setelah Beijing memberlakukan kontrol baru atas ekspor teknologi dan produk terkait logam tanah jarang, Trump mengatakan bahwa ia akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 100persen terhadap barang-barang asal Tiongkok mulai 1 November.

Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan kepada CNBC bahwa jadwal penerapan tarif itu bisa dipercepat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Rona
Pelita Air Siapkan Beragam ...
Nasional
TNI AL serahkan tiga jenaza...

Skrining Tuberkolosis di Padang

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Skrining Tuberkolosis di Pa...

Wali Kota: Wisata Kuliner Tangerang Kian Menggeliat

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota: Wisata Kuliner T...
Megapolitan
24 ASN Pemkot Bekasi Dipeca...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.