Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Diminta Hati-hati, Banyak Harimau Turun ke Permukiman di Sumbar

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 16:28 WIB | Oleh:
Warga Diminta Hati-hati, Banyak Harimau Turun ke Permukiman di Sumbar Doc: ANTARA/Yusrizal
Ket. Tim BKSDA Sumbar sedang memantau kamera trap untuk memastikan keberadaan harimau sumatera di Muaro Batu Gadang, Jorong Batu Gadang, Nagari atau Desa Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Rabu (12/10).

Lubuk Basung -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, meningkatkan penanganan konflik satwa jenis harimau sumatera yang muncul di jalan lintas sumatera di Nagari atau Desa Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, usai tertangkap kamera trap.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan tim meningkatkan penanganan interaksi negatif antara manusia dengan harimau sumatera dengan cara meningkatkan patroli secara intensif dan melakukan pemantauan keberadaan dari satwa usai mendapatkan laporan dari warga.

"Kita intensif melakukan patroli dan melakukan pemantauan di lokasi kemunculan harimau yang kita terima dari warga. Jalan itu menghubungkan Bukittinggi menuju Medan, Sumatera Utara,," katanya.

Ia mengatakan penanganan konflik satwa ini melibatkan BKSDA Sumbar, Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Pasia Laweh, Pagari Salareh Aia, Pagari Baringin dan mahasiswa Kehutanan Universitas Negeri Riau (UNRI).

BKSDA juga memasang sejumlah kamera trap di lokasi kemunculan satwa dilindungi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

"Beberapa kamera jebak yang dipasang merekam keberadaan satwa tersebut," katanya.

Ia mengakui penanganan konflik dilakukan setelah mendapatkan laporan dari Wali Nagari Koto Rantang terkait warga setempat melihat beberapa ekor harimau, Sabtu (11/10) sekitar pukul 16.30 WIB.

Mendapatkan laporan itu, Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar menurut Tim Pagari Pasia Laweh, Pagari Baringin dan Pagari Salareh Aia untuk melakukan verifikasi awal, Minggu (12/10).

Setelah itu Wali Jorong Batu Gadang, melaporkan bahwa ada beberapa pengendara mobil yang melihat dua ekor harimau melintas di jalan lintas sumatera Bukittinggi-Medan, Minggu (12/10) sekitar pukul 00.30 WIB.

Pada Minggu (12/10) pada pukul 10.30 WIB, Wali Jorong melaporkan ada beberapa warga di sawah tidak jauh dari jalan lintas melihat dua ekor harimau dan mengabadikan dengan telpon genggam miliknya.

"Saat melakukan verifikasi lapangan, kami dan warga sempat berinteraksi langsung dengan harimau dan satwa menghindar ke kawasan hutan," katanya.

Ia mengimbau pengendara untuk berhati-hati saat melintasi jalan lintas sumatera tersebut.

Bagi warga, diminta tidak beraktivitas ke kebun sendirian, membatasi aktivitas di kebun pada sore, malam hari, mengandangkan ternak dan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.