Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WamenkesUngkap ‘AI’ Bisa Percepat Deteksi Penyakit di Indonesia

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 14:50 WIB | Oleh:
WamenkesUngkap ‘AI’ Bisa Percepat Deteksi Penyakit di Indonesia Doc: RRI/Afriani Respati

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pemerintah terus mempercepat transformasi digital sektor kesehatan nasional. Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi bagian penting dari integrasi layanan menuju platform Satu Sehat, untuk mempercepat deteksi penyakit.

“Untuk kemudian transformasi ke Satu Sehat, tentu kita terus melakukan simplifikasi platform yang ada di Indonesia. Penyatuan sistem ini bertujuan menghadirkan data kesehatan terpadu di seluruh fasilitas layanan,” ujar Dante usai membuka Forum Indonesia Healthcare AI Hackathon di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (13/10).

Dante menyebut, penggunaan AI di bidang kesehatan telah menunjukkan hasil signifikan. Contohnya adalah penerapan alat deteksi tuberculosis berbasis portable X-ray, yang terhubung dengan AI.

“Kita punya alat portable tuberculosis yang kita kirim ke puskesmas dengan menggunakan portable X-ray tersebut terhubung dengan AI. Jadi yang baca rongsen enggak perlu dokter radiologis, tapi dokter umum karena sudah dibekali dengan AI,” ucap Dante.

Dante melanjutkan, inovasi ini memungkinkan diagnosis dilakukan lebih cepat dan akurat di berbagai wilayah Indonesia. Teknologi AI juga dinilai mampu menjembatani keterbatasan sumber daya medis di daerah terpencil.

Corporate Finance Leader PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia, Erick Darmawan, menilai AI telah menjadi pilar utama transformasi kesehatan.

“PwC memandang transformasi AI dan digital sebagai pengguna utama di enam pilar transformasi kesehatan,” ujar dia.

Erick menyebut AI kini membentuk cara baru dalam pemberian layanan dan penjagaan kesehatan. Ia menjelaskan, teknologi tersebut memungkinkan penyelidikan lebih cepat dengan biaya minimal.

“Contohnya, tuberculosis diagnosis melalui suara kalus, serta deteksi stroke melalui kamera telepon. Kami percaya dengan tanggung jawab untuk berkontribusi kepada kesehatan masyarakat,” kata Erick.

Ia percaya Indonesia dapat menghadirkan inovasi dalam layanan kesehatan lebih efisien dan mudah dijangkau. “Kami berkomitmen untuk menghantar inovasi agar masa depan kesehatan menjadi lebih aksesibel dan berpengaruh bagi semua orang,” ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menanti Data Inflasi AS, 25 Juni 2026

26 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti Data Inflasi AS, 25...
Nasional
UI Paparkan Pembangunan Kot...
Nasional
Keterangan Pers kasus penga...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.