Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Krisis Ruang Hijau, Pramono Anung Janji Bangun Taman Kecil di Permukiman

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Jakarta Krisis Ruang Hijau, Pramono Anung Janji Bangun Taman Kecil di Permukiman Doc: ANTARA/Ika Maryani
Ket. Anak-anak menggunakan fasilitas bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta, Jumat (16/5/2025). Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih kembali predikat penghargaan sebagai Provinsi Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak karena provinsi tersebut dinilai memenuhi hak perlindungan anak.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperbanyak ruang terbuka hijau (RTH) berukuran kecil di kawasan permukiman. Langkah ini dilakukan karena jumlah ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) di Ibu Kota masih belum mencukupi kebutuhan warga.

"Jadi, RPTRA di Jakarta ini memang kurang, tetapi sudah ada peningkatan walaupun sedikit. Ketika awal di pemerintahan saya 5,7-an persen, sekarang mungkin 6 koma lebih (persen)," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa.

Pramono Anung menyebut keterbatasan lahan menjadi salah satu tantangan utama pembangunan RPTRA berukuran besar.

Karena itu, pihaknya akan berfokus pada taman lingkungan berukuran sedang hingga kecil.

Ia memberikan contoh salah satunya adalah Taman Bugar di Duri Kepa, Jakarta Barat.

Nantinya, Pemerintah Jakarta juga akan mendorong pembangunan taman-taman kecil di wilayah lain.

"Ini akan kami lakukan, termasuk di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan," kata Pramono Anung.

Menurutnya, taman kota tak harus luas untuk memberikan manfaat.

Ruang terbuka hijau dengan luasan 3.000 hingga 5.000 meter persegi tetap bisa menjadi area bermain, interaksi sosial dan ruang publik yang fungsional bagi masyarakat.

"Sekarang ini taman-taman tidak perlu harus selalu terlalu luas. Yang penting adalah manfaatnya menjadi ruang terbuka hijau dan tempat bermain anak-anak Jakarta," ujar Pramono Anung.

Dengan perluasan ruang terbuka di beberapa wilayah Jakarta, Pramono pun berharap hal itu bisa mempercepat pemenuhan kebutuhan RTH sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan permukiman.

“Kalau yang seperti ini makin banyak maka apa yang dilakukan oleh survei Time Out mengenai Jakarta kota bahagia nomor 18, ternyata benar. Karena memang banyak tempat orang untuk bisa berinteraksi,” kata Pramono Anung.

Data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga 2023, luas RTH di Jakarta mencapai 33,34 juta meter persegi (m2) atau 5,2 persen dari total luas wilayah Jakarta.

Angka itu masih jauh dari target ideal 30 persen sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Tangerang Open Speed Marath...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.