Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri PPPA Arifah Fauzi Temui dan Hiburan Anak Korban Kebakaran di Pengadegan

📅 Senin, 13 Okt 2025, 11:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri PPPA Arifah Fauzi Temui dan Hiburan Anak Korban Kebakaran di Pengadegan Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi berinteraksi dan bermain bersama anak-anak pengungsi di Pangadegan Timur, Jakarta Selatan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi berinteraksi dan bermain bersama anak-anak pengungsi yang terdampak kebakaran di Pengadegan Timur, Jakarta Selatan, untuk menghibur serta memberikan dukungan psikososial.

"Kami melakukan koordinasi intens dengan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) Provinsi DKI Jakarta dalam memberikan pelayanan terhadap perempuan dan anak yang terdampak kejadian kebakaran ini," kata dia di Jakarta, Minggu (12/10).

Dia mengatakan hal itu saat meninjau posko pengungsian kebakaran di Pengadegan Timur.

Ia menjelaskan tindakan lebih lanjut dilakukan untuk penanganan dampak kejadian tersebut.

"Hari ini kami hadir untuk menyapa warga, terutama anak-anak, agar mereka merasa terhibur. Selanjutnya, bersama DPPAPP DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Keluarga (Puspaga) akan melakukan trauma healing bagi anak-anak dan perempuan agar mereka dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya.

Berdasarkan data sementara di posko pengungsian, tercatat 31 kepala keluarga (KK) atau 98 jiwa terdampak kebakaran tersebut.

Dari jumlah tersebut, 32 orang merupakan perempuan dewasa dan 32 lainnya anak-anak, termasuk dua balita.

Pemerintah Kelurahan Pengadegan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta masih mendata rinci korban terdampak, terutama untuk memastikan kebutuhan spesifik kelompok rentan, seperti perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Ia menekankan pentingnya data terpilah dalam proses penyaluran bantuan.

"Kami mengapresiasi adanya data terpilah karena hal ini memastikan bahwa bantuan dan layanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok, sehingga diberikan secara tepat sasaran," kata dia.

Sebagai bentuk dukungan awal, KemenPPPA menyerahkan paket spesifik perempuan serta paket spesifik anak.

Paket anak dibedakan berdasarkan usia, yaitu paket untuk anak usia 1–4 tahun, paket untuk anak usia 5–12 tahun, dan paket untuk anak usia 13–17 tahun.

Puluhan kepala keluarga terdampak kebakaran di Pengadegan Jaksel

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menjelaskan sebanyak 88 kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran di Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat.

"Untuk jumlah KK, tadi berdasarkan Pak RW ada 88 KK. Untuk jumlah jiwa, belum update ya," kata Perwira Piket Gulkarmat Jakarta Selatan, Triyanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

49 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.