Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

21 Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Desa Palengaan Pamekasan

📅 Senin, 13 Okt 2025, 22:25 WIB | Oleh:
21 Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Desa Palengaan Pamekasan Doc: Antara
Ket. Tim Gabungan BPBD dan TNI melakukan evakuasi korban angin kencang di Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Senin (13/10/2025).

Pamekasan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur melakukan evakuasi para korban bencana angin kencang di Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan yang menyebabkan 21 bangunan rusak dan enam orang luka-luka.

"Kejadiannya tadi sore sekitar pukul 15.30 WIB dan hingga malam ini tim masih berada di lokasi bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pamekasan Ackhmad Dhofir Rosyidi di Pamekasan, Senin malam.

Ia menjelaskan 21 bangunan yang rusak tersebar di lima dusun, terdiri atas rumah dan mushalla.

Kerusakan tersebar di lima dusun, yakni Glugur II, Jati Jajar, Tek Klampok II, Naga Sari, dan Prapatan I.

Di Dusun Glugur II, satu tempat usaha milik warga bernama Hoirul Anwar mengalami rusak ringan dengan enam lembar galvalum beterbangan.

Di Dusun Jati Jajar, dua rumah warga atas nama Nawawi dan Musdari juga mengalami kerusakan di bagian dapur akibat tertimpa asbes yang beterbangan.

Kerusakan cukup parah terjadi di Dusun Tek Klampok II, yakni mushalla berukuran 5×7 meter milik warga bernama Muhaji roboh akibat terpaan angin.

Beberapa rumah lain di dusun tersebut juga mengalami rusak ringan, seperti milik Syafi’e, Mohtar, Sai’mah, Mat Badri, dan Aminullah.

Di Dusun Naga Sari, seorang warga bernama Hadori harus merelakan dapurnya ambruk total berukuran 4×6 meter. Beberapa rumah lain, termasuk milik Fitri, Sukron, dan Chosina, juga mengalami kerusakan di bagian atap serta tempat usaha yang roboh.

Kerusakan ringan juga ditemukan di Dusun Prapatan I, meliputi rumah dan tempat usaha milik Abd Qodir, Muhdi, Hasiruddin, dan Mugelang.

Akibat peristiwa tersebut, enam warga dilaporkan mengalami luka-luka. Mereka adalah Moh Haji (luka di kepala), Yuliati (memar), Mukhtar Rosi (luka ringan di tangan), Hotimah (luka di lutut, perlu jahitan tiga), Moh Munir (patah tulang), serta Isarotul (10) yang mengalami memar.

"Saat ini, semua korban sudah mendapat pertolongan," katanya.

Selain rumah warga, fasilitas umum seperti SDN Palengaan Laok 6 juga terdampak akibat angin kencang.

Sejumlah kabel listrik di desa tersebut terputus dan sempat menyebabkan padamnya aliran listrik di beberapa titik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.