Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dubes RI di AS: Inovasi Riset Beras Kunci Atasi Krisis Pangan Dunia

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dubes RI di AS: Inovasi Riset Beras Kunci Atasi Krisis Pangan Dunia Doc: Antara
Ket. Poster webinar "Unlocking Rice’s Hidden Power: A Path to World Health Transformation" yang digelar oleh Kedutaan Besar RI di Washington, Amerika Serikat, 8 Oktober 2025.

Jakarta - Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo menyebut riset beras berprotein tinggi dan rendah glikemik sebagai terobosan yang dapat menjawab tantangan kesehatan global.

Hal itu ia sampaikan dalam webinar "Unlocking Rice'’s Hidden Power: A Path to World Health Transformation" di Washington pada 8 Oktober, seperti dikutip dari rilis pers Kedutaan Besar RI (KBRI) di kota itu pada Sabtu (11/10).

"Karya Profesor Herry merupakan contoh nyata bagaimana sains dan diplomasi dapat berjalan beriringan," kata Indroyono, merujuk pada ilmuwan Indonesia Herry S. Utomo, profesor di Louisiana State University (LSU) yang menjadi pembicara utama.

Webinar tersebut digelar oleh KBRI Washington sebagai bagian dari diplomasi ilmiah antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Indroyono menekankan bahwa riset itu menunjukkan kontribusi nyata Indonesia dalam memajukan penelitian pangan berkelanjutan dan kesehatan global. Inovasi tersebut juga sejalan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian pangan dalam Asta Cita.

Dalam paparannya, Herry menjelaskan bahwa varietas beras inovatif seperti Frontière mengandung protein 50 persen lebih tinggi dibanding beras biasa, dengan indeks glikemik rendah (41), bermanfaat bagi penderita diabetes dan obesitas.

Beras itu juga mengandung γ-oryzanol untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah, serta pati resisten yang meningkatkan kesehatan usus dan memberi rasa kenyang lebih lama.

"Selama ini, beras dianggap hanya sumber kalori kosong. Padahal dengan pendekatan ilmiah, beras bisa menjadi pangan fungsional yang berkontribusi besar bagi kesehatan global," kata Herry.

Indroyono menambahkan, Indonesia ingin menggabungkan peningkatan produksi dengan perbaikan nilai gizi guna mencapai kedaulatan pangan yang menjamin kesehatan masyarakat.

Ia berharap Indonesia dapat memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan global karena "swasembada pangan kini bukan hanya soal volume produksi, tetapi juga kualitas gizi."

KBRI Washington, kata dia, berkomitmen memperkuat diplomasi di bidang pendidikan, sains, dan teknologi dengan menjembatani penelitian inovatif dan kolaborasi diaspora Indonesia untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan dan inklusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.