Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

200 Tentara AS Dikerahkan ke Israel, Awasi Kesepakatan Damai Gaza

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 21:46 WIB | Oleh:
200 Tentara AS Dikerahkan ke Israel, Awasi Kesepakatan Damai Gaza Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Sejak 7 Oktober 2023, Amerika Serikat (AS) telah menghabiskan lebih dari 22 miliar dolar AS (sekitar Rp356,7 triliun) untuk mendukung operasi militer Israel, termasuk di Gaza, Lebanon, dan Suriah.

ISTANBUL - Amerika Serikat (AS) akan menempatkan sekitar 200 tentaranya di Pangkalan Udara Hatzor, Israel selatan, mulai Minggu (12/10), untuk memantau pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza. Langkah ini menjadi bagian dari fase pertama rencana perdamaian yang diumumkan Presiden AS Donald Trump, menjelang KTT Sharm el-Sheikh di Mesir yang akan membahas pembentukan pasukan multinasional di Gaza.

Kanal 12 Israel melaporkan sedikitnya 200 tentara AS akan ditempatkan di Pangkalan Udara Hatzor di Israel selatan sebagai bagian dari satuan tugas pemantau. Belum ada konfirmasi resmi dari otoritas AS maupun Israel.

Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan kepada Kanal 12 bahwa penarikan lebih lanjut pasukan Israel dari Gaza belum menjadi pembahasan saat ini. Namun pejabat lain menyebut utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, dan timnya telah mulai memetakan rencana penarikan pasukan berikutnya.

Dalam unggahannya di X pada Sabtu, Witkoff mengatakan ia bersama Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM) Laksamana Bradley Cooper dan menantu Trump, Jared Kushner, mengunjungi Gaza “untuk memverifikasi kepatuhan Israel terhadap Fase I kesepakatan.”

Media Israel melaporkan kunjungan Witkoff ke Gaza dimaksudkan untuk meninjau lokasi penempatan pasukan multinasional yang akan terdiri dari tentara negara-negara Islam, Arab, dan Eropa.

Pasukan multinasional itu akan dikerahkan di antara kawasan perkotaan yang ditinggalkan pasukan Israel dan perbatasan Gaza-Israel.

“Sesuai kesepakatan, tentara Israel tidak akan melakukan penarikan tambahan sampai Pasukan Stabilisasi Internasional memasuki Gaza,” kata Kanal 12, seraya menambahkan pengerahan pasukan tersebut kemungkinan memakan waktu beberapa pekan.

Pembentukan pasukan itu diperkirakan dibahas dalam KTT Perdamaian Sharm el-Sheikh di Mesir pada Senin, ketika negara-negara Arab mendesak Dewan Keamanan PBB menetapkan mandat pasukan tersebut, meski Israel menolak karena dianggap membatasi ruang gerak militernya.

KTT Sharm el-Sheikh akan dipimpin bersama Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, dengan dihadiri lebih dari 20 negara.

Menurut pernyataan kepresidenan Mesir,  pertemuan itu bertujuan “mengakhiri perang di Gaza, memperkuat upaya perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, serta membuka babak baru keamanan regional.” 

Sebelumnya, pada Rabu, Trump  mengumumkan bahwa Israel dan Hamas menyepakati fase pertama dari rencana 20 poin yang diajukan pada 29 September. Kesepakatan itu mencakup gencatan senjata, pembebasan seluruh sandera Israel dengan imbalan sekitar 2.000 tahanan Palestina, serta penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza. Fase pertama mulai berlaku pada Jumat.

Fase kedua mencakup pembentukan mekanisme pemerintahan baru di Gaza tanpa Hamas, pembentukan pasukan multinasional, dan perlucutan senjata Hamas.

Sejak Oktober 2023, perang genosida Israel yang didukung AS telah menewaskan lebih dari 67.600 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta membuat Gaza tak layak huni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

5 Event Akhir Pekan di Jakarta September 2026: Pameran Anabul Hingga Festival Art Toy

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.