Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Orang Tewas Akibat Gempa Bumi di Mindanao Filipina

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Orang Tewas Akibat Gempa Bumi di Mindanao Filipina Doc: BBC
Ket. Gempa berkekuatan 7,4 menyebabkan pemadaman listrik dan kegiatan belajar mengajar dihentikan di beberapa wilayah Filipina.

MANILA - Gempa bumi berkekuatan 7,4 melanda Filipina selatan pada hari Jumat (10/10), menewaskan sedikitnya dua orang dan memicu peringatan tsunami regional yang kemudian dicabut.

Gempa terjadi sekitar 20 kilometer (12 mil) di lepas pantai Manay di wilayah Mindanao pada pukul 9:43 pagi (0143 GMT), menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Satu orang tewas ketika sebuah tembok runtuh di kota Mati, dekat episentrum, kata polisi.

Gempa juga menyebabkan seorang penduduk mengalami serangan jantung fatal, kata kantor bencana kota kepada AFP. 

Pihak berwenang Filipina mengeluarkan peringatan tsunami dan memerintahkan evakuasi masyarakat pesisir di pesisir timur yang dianggap berisiko terkena gelombang setinggi tiga meter (10 kaki), tetapi hanya gelombang setinggi 32 sentimeter (1 kaki) yang teramati dan peringatan tersebut kemudian dicabut.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik juga mencabut peringatannya untuk Filipina, Palau, dan Indonesia sekitar tengah hari, dengan mengatakan "tidak ada lagi ancaman tsunami dari gempa bumi ini".

Wes Caasi, seorang pejabat setempat di kota Tagum, barat laut Manay, mengatakan kepada AFP, acara pemerintah di balai kota berubah menjadi kekacauan karena "masyarakat panik, mereka berteriak dan berlarian".

Membenarkan video yang beredar di media sosial, Caasi mengatakan ia melihat pekerja kota bergegas turun dari pohon Natal logam yang tengah mereka hias ketika gempa terjadi.

Saksi lain mengatakan mereka melihat pelajar dan pekerja keluar dari sekolah, gedung perkantoran, dan pusat perbelanjaan.

Klip video yang diverifikasi oleh AFP juga menunjukkan orang-orang berpegangan pada kotak bunga atau satu sama lain sambil berjongkok rendah untuk menghindari jatuh saat tanah terbuka berguncang hebat.

Sejauh ini, menurut para saksi, gempa tampaknya telah menyebabkan kerusakan kecil dan tersebar.

Dianne Lacorda, seorang petugas polisi di provinsi Davao Oriental, mengatakan kepada AFP saluran listrik dan komunikasi terputus dan pihak berwenang sedang berupaya untuk menilai kerusakan di beberapa daerah.

Pemerintah provinsi mengatakan di Facebook mereka telah menangguhkan kelas "sampai pemberitahuan lebih lanjut" dan telah mengirim pekerja publik yang tidak penting pulang.

Guncangannya Sangat Kuat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Megapolitan
Pedagang Ikan Pasar Kramat ...
Daerah
Kabut asap batasi jarak pan...
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.