Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tayang Tahun Depan, Raja Charles III Ungkap Visinya tentang Alam di Film Dokumenter Baru

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 15:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tayang Tahun Depan, Raja Charles III Ungkap Visinya tentang Alam di Film Dokumenter Baru Doc: AFP
Ket. Raja Inggris Charles III

LONDON - Raja Inggris Charles III mengatakan ia berharap dapat menyoroti pekerjaan seumur hidupnya untuk melindungi planet ini dalam sebuah film dokumenter baru yang akan ditayangkan di seluruh dunia tahun depan.

"Alam adalah penopang kita –- kita adalah bagian dari alam. Karena itu, apa yang kita lakukan padanya, kita lakukan pada diri kita sendiri," ujarnya dalam sebuah pernyataan, Rabu (8/10).

"Sebagian besar hidup saya, saya telah berupaya untuk mempromosikan dan mendorong cara-cara agar kita dapat bekerja sama dengan alam, alih-alih melawannya. Dengan kata lain, untuk memulihkan keseimbangan planet kita yang sedang berada di bawah tekanan seperti ini."

Proyek yang diberi nama "Finding Harmony: A King's Vision" ini dilaksanakan bekerja sama dengan Amazon MGM Studios dan akan diluncurkan di seluruh dunia melalui Prime Video awal tahun 2026.

Charles berharap hal itu akan menyoroti pekerjaan yang sedang dilakukan untuk menyelamatkan planet ini "dari hutan Guyana hingga komunitas berkelanjutan di India".

Ia juga akan meninjau lembaga amal miliknya, King's Foundation, dan karyanya di Dumfries House, Skotlandia, dengan fokus pada regenerasi masyarakat, tekstil berkelanjutan, dan keterampilan tradisional, serta rumah kepala negara di Highgrove House di Gloucester, lokasi sebagian film dokumenter itu difilmkan.

Ia akan berusaha menjelaskan "filosofi harmoni" yang ia uraikan dalam buku tahun 2010, dan "mungkin mengilhami rasa tekad yang sama yang telah diberikannya kepada saya untuk membantu membangun masa depan yang lebih berkelanjutan".

Sutradara film Nicolas Brown mengatakan, ceritanya adalah tentang "harapan dan ketahanan".

Tahun lalu, Amazon memproduksi serial "A Very Royal Scandal", sebuah dramatisasi dari wawancara televisi terkenal yang diberikan oleh adik Raja Charles III, Pangeran Andrew tentang hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Pada tahun 2022, pesaing Amazon Prime, Netflix, menayangkan serial dokumenter berdurasi enam jam "Harry & Meghan", yang menampilkan putra bungsu Raja, Pangeran Harry, dan istrinya, yang menyuarakan keluhan mereka terhadap keluarga kerajaan dan media Inggris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.