Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mimika Didorong Jadi Pusat Pembangunan Pendidikan, Infrastruktur, dan Ekonomi Papua Tengah

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mimika Didorong Jadi Pusat Pembangunan Pendidikan, Infrastruktur, dan Ekonomi Papua Tengah Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Mimika Johannes Rettob menyerahkan tumpeng kepada Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa saat perayaan peringatan HUT ke-29 Kabupaten Mimika di Timika,

Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa mengharapkan Kabupaten Mimika menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah Papua Tengah, terutama di bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan ekonomi agar masyarakat dari pesisir pantai sampai di pegunungan bisa merasakan kehadiran pemerintah.

"Mimika istimewa, daerah ini dikenal sebagai tanah yang kaya, strategis dan dihuni masyarakat dari berbagai  latar belakang. Mimika adalah miniatur Indonesia, dari sini kita belajar bahwa keberagaman bukanlah penghalang tetapi kekuatan untuk maju bersama," kata Meki Nawipa saat memimpin perayaan HUT ke-29 Kabupaten Mimika di Timika, Rabu.

Gubernur mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dan menciptakan suasana Mimika yang aman dan damai.

Bupati Mimika Johannes Rettob mengajak seluruh komponen warga Mimika untuk bersatu membangun daerah dalam semboyan "Eme Neme Yauware" yaitu Bersatu, Bersaudara Membangun.

Dalam masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong lima tahun ke depan, John Rettob berkomitmen untuk melakukan transformasi digital dan reformasi birokrasi di lingkup Pemkab Mimika menuju Mimika kota cerdas (smart city), dimana semua hal dikelola dengan prinsip keterbukaan, efisiensi dan integritas.

"Kami menginginkan agar semua pelayanan publik di Mimika dipermudah, lebih cepat, transparan dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat baik yang tinggal di pusat kota sampai di wilayah pesisir dan pegunungan. Dan semua pelayanan itu gratis untuk masyarakat," ujarnya.

Guna mewujudkan mimpi besar itu, Pemkab Mimika kini terus mengembangkan  berbagai inovasi, antara lain digitalisasi pelayanan administrasi publik melalui sistem informasi online seperti  perizinan terpadu, administrasi kependudukan dan layanan kesehatan, penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik di semua organisasi perangkat daerah, pengembangan Mimika Command Center dan Mimika Center sebagai pusat kendali informasi data dan respon cepat layanan masyarakat.

Selain itu, pemerintahan John Rettob-Emanuel Kemong juga berkomitmen untuk membangun mulai dari kampung ke kota.

Untuk diketahui, Mimika merupakan daerah dengan sumber anggaran terbesar di seluruh Tanah Papua. Pada 2025 ini, APBD Mimika ditetapkan sebesar lebih dari Rp6,8 triliun.

Pendapatan terbesar Kabupaten Mimika bersumber dari pajak pertambangan biji tembaga, emas dan perak PT Freeport Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.