Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Gaspol Jadi Kota Global, Investasi Tembus Rp140 Triliun di Paruh Pertama 2025!

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Jakarta Gaspol Jadi Kota Global, Investasi Tembus Rp140 Triliun di Paruh Pertama 2025! Doc: Istimewa

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menunjukkan taringnya sebagai kota global dengan langkah konkret memperkuat iklim investasi yang berkelanjutan dan inovatif. Komitmen ini ditegaskan melalui pembukaan Jakarta Investment Festival (JIF) Summit 2025 oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di St. Regis Jakarta, Kamis (9/10).

“Alhamdulillah, Jakarta Investment Festival 2025 dapat terlaksana dengan baik. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota yang terbuka, inklusif, dan kompetitif di tingkat global,” ujar Gubernur Pramono dalam sambutannya.

Mengusung tema “Invest SMART for A Global Start”, acara ini menghadirkan konsep investasi cerdas yang berlandaskan lima prinsip utama, yaitu Sustainable, Mutual collaboration, Adding value, Research and data-based, serta Tech and Innovation oriented. Festival ini menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan investor untuk mendorong Jakarta naik kelas di panggung ekonomi internasional.

Pramono menuturkan, tren investasi di Jakarta terus menunjukkan arah positif dan semakin dipercaya oleh pelaku ekonomi global. Berdasarkan data hingga semester pertama 2025, total realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp140,8 triliun, atau naik 16,9 persen dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp120,42 triliun.

“Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas dan prospek ekonomi Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus menjaga kepercayaan ini melalui kebijakan yang transparan, efisien, dan berpihak pada kemajuan bersama,” ucapnya.

Ia menambahkan, lima negara yang menjadi investor terbesar di Jakarta adalah Singapura, Jepang, Malaysia, Hongkong, dan Tiongkok. Adapun sektor yang paling diminati meliputi transportasi, pergudangan, telekomunikasi, perdagangan, dan jasa lainnya.

Tahun ini, JIF 2025 menawarkan 32 proyek siap tawar (ready to offer) dengan total nilai mencapai Rp430,9 triliun atau sekitar USD26,9 miliar. Proyek-proyek ini mencakup pengembangan 13 kawasan prioritas dan infrastruktur telekomunikasi yang akan dijalankan oleh 10 BUMD dan satu BLUD milik DKI Jakarta.

Acara bergengsi ini dihadiri lebih dari 500 peserta, terdiri atas perwakilan pemerintah pusat, duta besar negara sahabat, lembaga internasional, investor lokal dan global, hingga mitra strategis Jakarta. Momen ini sekaligus mempertegas posisi Jakarta sebagai magnet investasi di Asia Tenggara.

“Melalui pelaksanaan JIF Summit 2025, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan iklim investasi yang sehat, kolaboratif, dan berorientasi pada inovasi, demi terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang maju dan berkelanjutan,” imbuh Pramono.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani yang turut hadir, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat peran investasi daerah. Menurutnya, Jakarta memiliki kontribusi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi contoh bagi daerah lain.

“Jakarta memberi kontribusi yang sangat besar bagi kemajuan Indonesia. Program seperti Waste to Energy dan pembangunan Giant Sea Wall bukan hanya berdampak pada Jakarta, tetapi juga memberi manfaat luas bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rosan.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta, dan pelaku usaha terus diperkuat agar iklim investasi semakin terbuka, mudah, dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen untuk pelayanan investasi yang lebih transparan, Pemprov DKI Jakarta kini menyiapkan Integrated Investment Gate, sistem pelayanan satu pintu berbasis digital dengan 49 titik layanan strategis di seluruh wilayah Jakarta. Melalui sistem ini, investor dapat melakukan konsultasi, memperoleh fasilitasi, dan memantau proses investasi secara mudah dan cepat.

Selain itu, Pemprov DKI juga memberikan insentif pajak khusus bagi sektor strategis, seperti hotel dan kuliner dengan potongan antara 20–50 persen, serta pembebasan pajak untuk fasilitas publik seperti sekolah dan rumah sakit. Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi baru yang berdampak langsung pada perekonomian warga Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.