Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Macron Didesak untuk Lengser

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 02:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Macron Didesak untuk Lengser Doc: AFP/Benoit Tessier
Ket. Didesak Mundur - Presiden Prancis, Emmanuel Macron (kiri), saat didampingi mantan PM Edouard Philippe dalam sebuah acara di kota pelabuhan Le Havre pada September tahun lalu. Pada Selasa (7/10) Philippe mendesak agar Presiden Macron mundur dan meminta agar pemilu segera digelar untuk mengakhiri krisis politik.

PARIS - Perdana menteri pertama Emmanuel Macron pada Selasa (7/10) mendesak kepala negara Prancis yang terpojok untuk mengundurkan diri dalam sebuah seruan mengejutkan yang memperparah krisis politik yang memanas.

Intervensi oleh Edouard Philippe, perdana menteri terlama Macron dari tahun 2017 hingga 2020 dan yang sekarang memimpin partai politik sekutu, terjadi di tengah meningkatnya rasa frustrasi bahkan di dalam kubu presiden sendiri atas krisis politik domestik terbesar dalam delapan tahun masa jabatannya.

Sebelumnya pada Senin (6/10) lalu, PM Sebastien Lecornu yang diangkat kurang dari sebulan yang lalu, mengundurkan diri setelah gagal menggalang dukungan dari koalisi kanan-tengah untuk pemerintahan barunya, yang juga hanya didukung oleh minoritas di parlemen.

Macron memerintahkannya untuk melakukan upaya terakhir untuk menggalang dukungan bagi pemerintahan koalisi tetapi tidak ada tanda-tanda kemajuan karena kubu sayap kanan ekstrem bahkan menolak untuk menghadiri pertemuan.

Pemilihan presiden Prancis berikutnya sendiri dijadwalkan berlangsung pada 2027 dan dipandang sebagai persimpangan bersejarah dalam politik Prancis, dengan kubu sayap kanan ekstrem Prancis di bawah Marine Le Pen merasakan peluang terbaiknya untuk merebut kekuasaan.

Di sisi lain, Macron secara konstitusional dilarang mencalonkan diri untuk mandat ketiga.

Philippe, yang telah menyatakan akan mencalonkan diri, mengatakan pemilihan umum harus diadakan lebih awal setelah anggaran disahkan, dalam komentar yang digambarkan oleh harian Le Parisien sebagai "bom politik".

“Macron harus bertanggung jawab untuk membantu Prancis keluar secara tertib dan bermartabat dari krisis politik yang merugikan negara," ucap Philippe. "Ia harus mengambil keputusan yang sesuai dengan fungsinya yaitu menjamin kelangsungan lembaga-lembaga dengan meninggalkan jabatannya secara tertib," kata Philippe kepada media penyiaran RTL.

Krisis Besar

Prancis telah terbelenggu dalam krisis politik sejak pertaruhan Macron untuk menyelenggarakan pemilihan legislatif pada musim panas 2024 lalu yang menjadi bumerang dan mengakibatkan parlemen yang tidak seimbang dan menguatnya sayap kanan ekstrem.

Dalam tulisan tajuk oleh harian Le Monde dinyatakanbahwa krisis ini merupakan satu lagi demonstrasi dari kehancuran mandat kedua Macron setelah kemenangannya dalam pemilihan presiden 2022.

"Presiden berada dalam krisis besar," tulis Le Monde.

Le Pen, yang pencalonannya dalam pemilihan presiden sangat diragukan karena tuduhan penipuan, mengatakan akan amat bijaksana bagi Macron untuk mengundurkan diri, tetapi juga mendesak pemilihan legislatif dadakan amat mutlak diperlukan.

Rasa frustasi Macron terekam pada Senin lalu saat ia berjalan sendirian di tepi Sungai Seine sambil berbincang melalui telepon, kontras dengan pengaruhnya di panggung internasional dimana ia berupaya mengakhiri perang Russia di Ukraina bersama Presiden Donald Trump.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.