Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Purwakarta Fokus pada Gerakan Poe Ibu untuk Penanganan Pendidikan dan Kesehatan

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 13:12 WIB | Oleh:
Pemkab Purwakarta Fokus pada Gerakan Poe Ibu untuk Penanganan Pendidikan dan Kesehatan Doc: antara foto
Ket. Gerakan Poe Ibu di Purwakarta.

PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat (Jabar) akan memfokuskan hasil dari Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu untuk penanganan pendidikan dan kesehatan di wilayah kabupaten tersebut.

"Gerakan Poe Ibu, sebuah gerakan partisipatif berbasis gotong-royong yang mengusung nilai kearifan lokal silih asah, silih asih dan silih asuh, saat ini telah diluncurkan di Purwakarta," kata Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein di Purwakarta, Selasa (7/10).

Gerakan ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 149/PMD.03.04/KESRA tentang Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) yang merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Bupati mengatakan, pada peluncuran Program Gerakan Poe Ibu, Senin (6/10), seluruh aparatur sipil negara, kepala desa dan masyarakat umum di Purwakarta serentak ikut dalam gerakan itu.

"Di lingkungan setda saja ada 300-an ASN, mereka serentak menyumbangkan seribu rupiah. Sudah bisa ditotal berapa uang yang terkumpul," katanya.

Jika ditotal, sedikitnya ada 12.500-an ASN dan 183 kepala desa se-Purwakarta. Dan mereka semua secara sukarela akan menyumbangkan seribu rupiah tiap harinya.

"Donasi ini sifatnya sukarela, bukan pungutan. Sudah disiapkan kotaknya, diisi sendiri. Kotak ini boleh diisi bukan oleh ASN saja, tapi masyarakat umum juga bisa," katanya.

Ke depan, pendistribusian hasil Program Poe Ibu ini akan difokuskan untuk penanganan pendidikan dan kesehatan.

"Kita sudah membuka pos pengaduan. Jika ada masyarakat yang betul-betul tidak mampu dan membutuhkan bantuan, bisa menghubungi pos pengaduan yang telah disiapkan," kata dia.

Untuk teknisnya, pendistribusian bantuan ini akan menggunakan verifikasi cepat. Jadi, tidak semua yang mengadu bisa mendapat bantuan.

Hari ini masih ditemukan kasus, ada masyarakat Purwakarta yang BPJS Kesehatannya ada, tapi tidak punya ongkos dan bekal selama berobat, ini layak menerima bantuan. Termasuk program ini juga melayani anak yang memiliki kerentanan putus sekolah.

Kini sudah disiapkan kotak Poe Ibu di tiap-tiap pos pelayanan, yang bisa diisi oleh ASN dan masyarakat luas secara rereongan atau sukarela.

"Gerakannya mau tiap hari atau sehari dua kali, bebas tidak ada paksaan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Tarif Transjabodetabek akan...

Mayoritas Nusantara Bakal Diguyur Hujan Ringan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Mayoritas Nusantara Bakal D...
Olahraga
Sprint Race MotoGP Hungaria...

Indonesia – Malaysia Bentrok, Duel Bakal Sengit

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia – Malaysia Bent...

Pole Position Balapan F1 Monako Milik Kimi Antonelli

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pole Position Balapan F1 Mo...

Ponpes Al Falah Kediri Siap Jadi Tuan Rumah Munas PBNU

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ponpes Al Falah Kediri Siap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.