Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif Transjabodetabek akan Naik, Berikut Rencana Dishub DKI

📅 Minggu, 07 Jun 2026, 08:05 WIB | Oleh:
Tarif Transjabodetabek akan Naik, Berikut Rencana Dishub DKI Doc: Antara
Ket. Pelucuran Transjabodetabek SH2 di Halte Blok M, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

JAKARTA - Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan telah menyiapkan sejumlah langkah menanggapi rencana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek.

Pihaknya, kata dia, akan melakukan beberapa cara untuk tetap menarik minat masyarakat, khususnya warga daerah penyangga agar beralih menggunakan transportasi umum.

Salah satunya, yaitu dengan melakukan sosialisasi yang komprehensif terhadap urgensi penyesuaian tarif kepada masyarakat dengan melibatkan unsur pemangku kepentingan.

Selain itu, pihaknya juga akan memperluas skema tarif integrasi.

“Seperti tarif maksimum Rp10.000 dalam 3 jam yang diakses melalui aplikasi JakLingko agar mencakup seluruh rute Transjabodetabek,” kata Budi saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (6/6).

Dia menyebutkan tarif integrasi Rp10 ribu merupakan skema biaya maksimum yang dikenakan saat masyarakat menggunakan lebih dari satu moda transportasi umum, seperti kombinasi Transjakarta, MRT, dan LRT, dalam satu perjalanan berkelanjutan.

Namun, dia menilai, skema tersebut hanya dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui Aplikasi Jaklingko.

Selain itu, Dishub DKI berupaya melakukan peningkatan layanan, antara lain dengan kepastian jadwal keberangkatan yang akurat guna memangkas waktu tempuh.

Kemudian, Dishub DKI juga memperhatikan kemudahan akses lanjutan (first dan last mile) dengan memperbaiki fasilitas pendukung di titik transit.

“Termasuk integrasi fisik yang aman dengan halte atau stasiun serta menyediakan rute pengumpan agar penumpang mudah mencapai titik akhir tujuan,” ujar Budi.

Di sisi lain, dia mengungkapkan besaran subsidi Transjabodetabek pada 2026 mencapai Rp401.087.058.387.

“Untuk subsidi per pelanggan, rata-rata Rp12.258,” ungkap Budi.

Meski demikian, menurut dia, tidak terdapat kendala besar dalam pengembangan Transjabodetabek.

"Namun, masih diperlukan koordinasi lebih lanjut dalam hal penyediaan sarana prasarana dan operasional, seperti pembangunan halte hingga terkait subsidi," tutur Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.