Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Horor Kitab Sijjin & Illiyyin Jadi Film Nomor 1 di Malaysia

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 16:54 WIB | Oleh:
Horor Kitab Sijjin & Illiyyin Jadi Film Nomor 1 di Malaysia Doc: Istimewa
Ket. Kitab Sijjin dan Illiyyin mengisahkan anak tiri yang sakit hati karena direndahkan hingga mengirim sihir pada satu keluarga. Dari sihir tersebut, keluarga mereka satu per satu merasakan teror yang menegangkan dan mengancam nyawa.

Film horor karya sutradara Hadrah Daeng Ratu dan penulis Lele Laila, "Kitab Sijjin & Illiyyin" baru-baru ini  berhasil mencapai posisi nomor satu di bioskop-bioskop Malaysia. Hal itu terungkap dari feed akun instagram sang sutradara, @non_hadrah yang diunggah 3 jam lalu, Selasa (7/10).

"Kitab Sijjin & Illiyyin pecah panggung dengan kutipan terkini RM2.3 JUTA dan rasmi menjadi filem No.1 di Malaysia!"

"Terima kasih untuk semua yang dah support & Kalau korang belum tengok, jangan tunggu lagi, jom belli tiket hari ini! " tulis sutradara asal Makassar, Sulawesi Selatan itu. 

Dari postingan yang diunggah bersama oleh akun GSC Movies dan GSC Cinemas tersebut, menunjukkan film buatan rumah produksi Rapi Films ini diedarkan oleh GSX Movies sebagai distributor dan tayang di jaringan bioskop-bioskop GSC Cinema Malaysia. Di Tanah Air, film yang menampilkan barisan cast Yunita Siregar, Dinda Kanya Dewi, Kawai Labiba, Tarra Budiman, Septian Dwicahyo dan Djenar Maesa Ayu ini telah mencatat jumlah penonton 601.135 dengan raihan skor IMDB 8.5 dan Tix ID 9.4.Film ini merupakan spin off dari horor Sijjin yang rilis di tahun 2023, adaptasi sukses dari film horor Turki dengan raihan mencapai 1,7 Juta penonton. Kitab Sijjin & Illiyin  tidak terkait sama sekali dengan film pertamanya dan tidak lagi berasal dari hasil adaptasi Turki.Drama keluarga jadi penyulut konflik di dalam film yang berdurasi 99 menit ini dengan kekuatan casting menjadi salah satu andalan utama selain naskah yang ditulis penulis naskah spesialis film horor, Lele Laila (KKN Di Desa Penari, Pemandi Jenazah). Dengan bumbu perselingkuhan dan poligami, konflik dan teror bermula dari kehidupan Yuli (Yunita Siregar) yang menderita selama tinggal bersama ibu tirinya Ambar (Djenar Maesa Ayu) dan saudari tiriya, Laras (Dina Kanya Dewi). Ia diperlakukan rendah dan kerap dipanggil sebagai anak pelakor, memicunya melancarkan dendam dengan ilmu sihir. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.