Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Bakal Tindak Tegas RS yang Gunakan Alat Tidak Layak

3 Minggu, 05 Okt 2025, 22:20 WIB | Oleh:
Kemenkes Bakal Tindak Tegas RS yang Gunakan Alat Tidak Layak Kemenkes Bakal Tindak Tegas RS yang Gunakan Alat Tidak Layak Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) Azhar Jaya

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan teguran keras kepada rumah sakit yang terbukti menggunakan alat kesehatan tidak layak. Pasalnya, alat kesehatan yang tidak layak dapat menimbulkan permasalahan serius bagi pasien.

“Kita sangat sayangkan sekali dengan adanya belatung dan sebagainya ya. Dan tentu saja ini harus prevention, infection-nya harus super baik,” kata Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan), Azhar Jaya, Minggu (5/10).

Menurut Azhar, kejadian tersebut terjadi karena rumah sakit dalam kondisi darurat dan tidak bisa merujuk pasien ke fasilitas lain. Namun, Azhar menekankan hal tersebut tetap tidak dapat dibenarkan.

“Biasanya kan karena ini tidak seterusnya ya. Mungkin pada saat itu pasien emergensinya lagi penuh, sehingga pasien ini mungkin tidak bisa dirujuk ke mana-mana. Akhirnya direktur rumah sakit merasa dia perlu memberikan pertolongan dengan alat yang ada, walaupun ini sebenarnya kurang baik buat pasiennya,” ucap dia.

Lebih lanjut, Azhar memastikan pihaknya akan menjatuhkan sanksi berupa surat peringatan. Ia menyebut informasi kejadian tersebut diketahui pertama kali melalui media sosial.

“Saya akan memberikan teguran kepada kepada Direktur Rumah Sakit itu, supaya tidak terjadi lagi. Terima kasih nih teman-teman media ya, karena membantu kami untuk melihat kekurangan-kekurangan di daerah,“ ujar Azhar.

Sementara, Ombudsman Indonesia Perwakilan Aceh menyatakan sikap tegas menyusul pemberitaan mengenai ditemukannya belatung di atas ranjang IGD RSUD Cut Meutia, Aceh Utara. Ombudsman akan mengeluarkan permintaan klarifikasi resmi kepada pihak rumah sakit dan Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, mengkonfirmasi langkah proaktif lembaganya. Meski belum ada laporan langsung dari pasien atau keluarga, Ombudsman menilai temuan ini sangat serius.

"Kami akan meminta klarifikasi resmi dari manajemen RSUD Cut Meutia dan Dinas Kesehatan Aceh Utara terkait laporan yang beredar di media dan kejadian ini sangat memprihatinkan," kata Dian. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.