BPBD: Ratusan Rumah Warga Kabupaten OKU Terendam Banjir
📅 Minggu, 05 Okt 2025, 18:25 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: BNPB
JAKARTA - Sebanyak 343 unit rumah warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatra Selatan, terdampak bencana banjir. Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU, Januar Efendi.
"Berdasarkan hasil pendataan terakhir tercatat sebanyak 343 rumah warga dan 1.492 jiwa terdampak banjir. Ini akibat hujan deras yang terjadi pada Sabtu (4/10) malam," kata Januar dalam keterangannya, Minggu (5/10).
Dia mengatakan curah hujan tinggi dan berlangsung lama tersebut menimbulkan dampak banjir. Ini yang mengepung permukiman penduduk di tiga desa dan tujuh kelurahan di Kabupaten OKU.
Adapun wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Sukaraya, Kemelak Bindung Langit, Sekar Jaya, Baturaja Permai, Pasar Baru, Sukajadi, Kemalaraja. Lalu Desa Air Paoh, Tanjung Baru dan Desa Tanjung Kemala.
Selain rumah warga, banjir juga merendam sejumlah fasilitas pendidikan seperti tiga unit kelas STIKES Al Maarif. Serta satu unit kelas TK Al Azhar Bililmi Baturaja dan Kantor KUA Baturaja Timur pun turut tergenang air.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun ratusan masyarakat, terutama di wilayah terdampak banjir paling parah. Yaitu Desa Tanjung Kemala sempat terisolasi karena jalan utama desa tergenang banjir setinggi pinggang orang dewasa.
"Sejauh ini tidak ada warga yang dievakuasi karena mereka masih bertahan di dalam rumah. Meskipun demikian kami tetap menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi korban jika diperlukan," ujar dia.
Tim Satgas di lapangan juga masih melakukan penyedotan genangan banjir menggunakan mesin pompa di wilayah perkotaan. Seperti di depan STIKES Al Maarif, TK Al Azhar Bililmi Baturaja, dan Kantor KUA Baturaja Timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hingga pagi tadi. Banjir di beberapa wilayah yang terdampak sudah surut," ujar dia.
Dalam kesempatan tersebut, ia kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir susulan. Hal ini diutarakan supaya tidak menimbulkan korban jiwa. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!