Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guna Turunkan Harga, Disdag Kalsel Datangkan Bawang Merah dari NTB

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 20:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guna Turunkan Harga, Disdag Kalsel Datangkan Bawang Merah dari NTB Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel Ahmad Bagiawan memberikan keterangan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (3/10/2025).

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdag Kalsel) mendatangkan bawang merah dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), guna menurunkan harga komoditas itu dari Rp60.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Kepala Disdag Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, di Banjarmasin, Jumat (03/10), mengatakan fluktuasi harga tinggi terjadi pada akhir September 2025, karena permintaan meningkat saat peringatan Maulid Nabi.

"Awalnya harga sempat tinggi, terutama menjelang Maulid. Namun berkat kerja sama dengan para pedagang dan distribusi dari Pulau Lombok, harga sudah bisa kita tekan, hari ini stabil pada angka Rp40.000 per kilogram," ujarnya.

Selain bawang merah, kata Bagiawan, komoditas lain seperti ayam potong juga mengalami lonjakan permintaan, namun pasokan tambahan dari luar daerah dinilai mampu menjaga keseimbangan harga di pasaran.

Distribusi bawang merah dari NTB maupun Pulau Jawa disebut sebagai langkah taktis untuk meredam potensi inflasi daerah yang sering dipicu kenaikan harga bahan pokok.

"Seminggu terakhir tren penurunan sudah mulai terasa. Ketersediaan barang mencukupi, harga turun dan pasar kembali stabil," tutur Bagiawan.

Untuk memastikan distribusi lancar, Disdag Kalsel menugaskan tim pengawas guna mencegah praktik penimbunan serta menyampaikan informasi harga secara transparan kepada masyarakat.

"Masyarakat tak perlu khawatir. Kalau ingin update harga pasar, kami siap sampaikan, yang penting pasokan aman, harga terkendali," ucap Bagiawan.

Ia berharap penurunan harga bawang merah dapat meringankan beban masyarakat, terutama saat kebutuhan meningkatkan pada momen keagamaan dan menjelang akhir tahun.

Pemprov Kalsel juga berupaya melakukan stabilisasi pada komoditas lain seperti cabai, daging ayam, dan telur agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.