Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakil Presiden Swiss Kunjungi Koperasi Susu Pangalengan Untuk Saksikan Inovasi Digital di Industri Susu Indonesia

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 21:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wakil Presiden Swiss Kunjungi Koperasi Susu Pangalengan Untuk Saksikan Inovasi Digital di Industri Susu Indonesia Doc: ILO
Ket. Wakil Presiden Swiss melihat langsung penerapan teknologi digital di koperasi susu Pangalengan, Jawa Barat.

Guy Parmelin, Wakil Presiden Dewan Federal Swiss, mengunjungi Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hari ini (2/10) sebagai bagian dari kunjungan resminya ke Indonesia. Saat ini menjabat sebagai Anggota Dewan Federal Bidang Urusan Ekonomi, Pendidikan dan Penelitian, Wakil Presiden Parmelin diharapkan akan menjabat sebagai Presiden Swiss pada 2026.

Didampingi oleh delegasi tingkat tinggi Swiss yang terdiri dari pejabat pemerintah senior dan perwakilan sektor swasta, kunjungan ini juga dihadiri oleh pemimpin Indonesia terkemuka, termasuk Mahendra Siregar, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK); Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi; Ali Murtopo Simbolon, Deputi Menteri Perdagangan dan Ekonomi Digital di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian; Hasan Fawzi, anggota Dewan Komisaris OJK sekaligus Kepala Eksekutif Pengawasan Inovasi Teknologi Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Pengawasan Aset Kripto; serta Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste.

Kunjungan ini menyoroti keberhasilan kolaborasi antara Kantor ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste dengan KPBS Pangalengan melalui proyek “Mempromosikan Usaha UKM melalui Peningkatan Akses Wirausaha terhadap Jasa Keuangan Tahap 2 (Promise II Impact)”, yang didanai oleh Sekretariat Negara Swiss untuk Urusan Ekonomi (SECO). Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital dan mempromosikan inklusi keuangan di sektor susu Indonesia, sejalan dengan prioritas pemerintah untuk meningkatkan produksi susu nasional guna memenuhi permintaan domestik yang terus meningkat.

“Swiss merasa senang dapat mendampingi Indonesia dalam upayanya menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan inovatif. Apa yang saya saksikan di Pangalengan menunjukkan bagaimana solusi digital, ketika disesuaikan dengan kebutuhan lokal, dapat memberdayakan petani, meningkatkan efisiensi dan membuka akses ke pembiayaan. Ini merupakan kemitraan yang utuh – memadukan dinamisme Indonesia dengan keahlian Swiss untuk mendorong pertumbuhan inklusif dan mendukung ekonomi berkelanjutan,” ujar Wakil Presiden Parmelin.

Inovasi kunci yang diperlihatkan selama kunjungan adalah penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP), yang telah secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas akses keuangan bagi lebih dari 2.000 anggota peternakan susu KPBS. Sistem ERP ini mengoptimalkan logistik, manajemen keanggotaan dan pemantauan kesehatan hewan. Sistem ini juga memfasilitasi peluncuran fasilitas pinjaman dengan persetujuan melalui aplikasi pada Maret 2024, yang semakin memperkuat rantai nilai susu koperasi.

Hingga saat ini, 429 peternak susu telah memanfaatkan fasilitas ini, menerima pinjaman senilai total Rp 11,6 miliar  – dengan persetujuan yang hanya diproses dalam waktu satu hari. Akses cepat ke pembiayaan ini telah meningkatkan produktivitas dan membuka peluang bisnis baru. Sebagai pelengkap aplikasi keuangan ini, lebih dari 300 peternak susu telah mengikuti pelatihan kewirausahaan dan literasi keuangan. Beberapa di antaranya juga menerima bimbingan lanjutan dan dukungan yang disesuaikan untuk memperkuat kemampuan bisnis mereka.

Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, menekankan peran transformatif digital dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM. “Kemajuan yang kita lihat hari ini, terutama manfaat nyata yang dirasakan oleh peternak susu melalui aplikasi digital, memberikan bukti jelas bahwa teknologi dapat menjadi pendorong kuat pertumbuhan dan perluasan bisnis yang juga membuka jalan menuju pekerjaan yang layak bagi semua,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh H. Aun Gunawan, Kepala KPBS, yang mengatakan, “Transformasi digital telah memberdayakan anggota kami dengan keterampilan keuangan baru, meningkatkan kualitas dan kuantitas susu dan, pada akhirnya, meningkatkan pendapatan dan mata pencarian mereka. Transformasi ini juga mewakili harapan untuk masa depan, membuka jalan menuju bisnis peternakan susu yang lebih kuat dan sejahtera bagi anggota kami.”

Selama kunjungan, Wakil Presiden Parmelin mengunjungi fasilitas KPBS Pangalengan, termasuk peternakan susu, tempat pengumpulan susu, pabrik pengolahan dan toko swalayan. Ia juga berinteraksi langsung dengan para petani dari berbagai usia dan jenis kelamin, memperoleh wawasan langsung tentang pengalaman, tantangan dan bagaimana inovasi digital memperkuat mata pencarian mereka.

Kunjungan ini menegaskan kolaborasi Swiss–Indonesia dan menandai perluasan program susu digital ke tiga koperasi lain di Jawa Timur, berdasarkan keberhasilan program percontohan di KPBS Pangalengan untuk meningkatkan efisiensi, inklusi dan keberlanjutan sektor susu Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kunjungan Menteri Pertahanan Tailan

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Kunjungan Menteri Pertahana...
Nasional
Pariwisata Indonesia Butuh ...
Luar Negeri
Trump Desak Raksasa Minyak ...

Min Aung Hlaing akan Kunjungi Tailan

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Min Aung Hlaing akan Kunjun...
Luar Negeri
Tokyo Ingin Tingkatkan Keku...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.