Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Gencarkan Edukasi bagi Pencegahan Kanker Leher Rahim

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 15:53 WIB | Oleh:
Kemenkes Gencarkan Edukasi bagi Pencegahan Kanker Leher Rahim Doc: kemkes.go.id

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencanangkan implementasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker Leher Rahim 2023–2030. Konkretnya dengan menggencarkan edukasi pencegahan kanker rahim, demi mewujudkan masa depan perempuan Indonesia yang lebih sehat.

Kota Samarinda menjadi kota pertama di Kalimantan yang menerima manfaat kampanye edukasi kesehatan 'Tenang untuk Menang 2025'. Program ini diinisiasi Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan RI.

Direktur Imunisasi Kemenkes, dr Prima Yosephine, menyebut kanker leher rahim menjadi salah satu masalah serius kesehatan perempuan. Namun, menurut dia telah ditemukan salah satu cara untuk mencegahnya.

“Kabar baiknya, kanker leher rahim kini dapat dicegah melalui imunisasi Human Papillomavirus (HPV). Ini telah menjadi bagian dari program imunisasi nasional sejak 2023,” kata Prima dalam keterangan, ditulis Kamis (2/10).

Ia juga menekankan tentang pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam upaya menanggulangi kanker leher rahim di Indonesia. Dia mendorong perempuan, khususnya generasi muda lebih untuk peduli kesehatan diri dan lingkungan.

"Saya percaya, masa depan indonesia ada di tangan generasi muda. Mari kita wujudkan Indonesia bebas kanker leher rahim, dimulai dari diri kita sendiri dan kita mulai hari ini," ujar dia.

Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou, menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk melindungi generasi muda perempuan. Menurutnya, setiap anak perempuan berhak mendapatkan perlindungan kesehatan dan kesempatan untuk tumbuh sehat dan kuat.

"Tenang untuk Menang bukan sekadar kampanye, melainkan gerakan kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran, memberdayakan masyarakat. Kita menghadirkan aksi nyata dalam melindungi generasi mendatang dari ancaman kanker leher rahim,” ucap dia.

Melalui kampanye ini, ia berharap Samarinda menjadi pintu masuk edukasi berkelanjutan tentang kesehatan reproduksi di Kalimantan. Langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen nasional menuju Indonesia bebas kanker leher rahim. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.